Breaking News:

Perekrutan Bintara Polri Jalur Otsus, Ketua DPRD Minta Polda Papua Barat Prioritaskan Anak Papua

Ketua DPRD Papua Barat meminta Polda Papua Barat memprioritaskan anak-anak asli Papua dalam seleksi calon anggota Polri jalur otsus.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengancam akan mengalihkan anggaran Otonomi Khusus (Otsus) yang mengalir ke instansi kepolisian.

Hal itu disampaikan Wonggor agar Polda Papua Barat memprioritaskan anak-anak asli Papua dalam seleksi calon anggota Polri jalur Otsus.

"Perekrutan calon siswa (Casis) Bintara Polri jalur Otsus baru dibuka di Papua Barat, dan kuotanya hanya 1.500 orang," ujar Wonggor, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Selasa (15/6/2021).

Dengan demikian, anggaran Otsus yang digelontorkan untuk perekrutan Casis Bintara Polri dari masing-masing Kabupaten dan Kota harus dipotong.

Baca juga: RUU Otsus Hanya Direvisi 2 Pasal, MRP: Padahal Menurut Rakyat Papua, Semua Pasal Perlu Dievaluasi

"Makanya, kita minta agar kesempatan ini Polri harus prioritaskan anak-anak Papua di Provinsi Papua Barat," imbuh pria asal Arfak itu.

"Kalau ada yang menggantikan posisi anak-anak Papua dalam seleksi, maka kita siap untuk menggunakan hak untuk mengalihkan anggaran itu," tegas Wonggor.

Lebih lanjut, Wonggor mengatakan jika ada penerimaan jalur reguler dan bukan jalur Otsus maka siapaun boleh masuk.

"Kalau penerimaan itu hanya dikhususkan untuk putra putri asli Papua, maka yang lain harus bersabar," tuturnya.

Baca juga: Soal Pengelolaan Dana Otsus, KPK Sebut Pemda Papua Barat Perlu Pendampingan dan Pengawasan

Wonggor berharap lewat penerimaan Casis Bintara Polri jalur Otsus, Polda Papua Barat bisa memberikan kesan yang baik untuk orang Papua.

"Jangan jadikan ini sebagai luka baru untuk orang Papua di daerah ini," imbuhnya. (*)

Berita lainnya terkait otsus

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved