Kamis, 23 April 2026

Viral Surat Warga Protes Dimintai Pungli 3 Ormas: 'Mereka Selalu Minta Uang Jatah Harian'

Viral di media sosial, surat keluhan sejumlah warga di Banten terkait aksi premanisme

Tayang:
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Viral Surat Warga Protes Dimintai Pungli 3 Ormas: 'Mereka Selalu Minta Uang Jatah Harian'
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kuitansi pungli yang ditunjukkan salah satu pedagang di Jalan Raya Ceger, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (18/6/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Viral di media sosial, surat keluhan sejumlah warga Jalan Raya Ceger, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, terkait aksi premanisme di kawasan tersebut.

Dilansir TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Sabtu (19/6/2021), para pelaku kerap meminta uang ke kios-kios hingga pedagang kaki lima di kawasan Jalan Raya Ceger.

Surat tersebut ditujukan kepada Kapolsek Pondok Aren, tertanggal 14 Juni 2021.

Dalam surat itu, warga mengaku kerap dimintai uang pungli bulanan, mingguan, hingga harian.

Jika tak memberi uang, warga akan diintimidasi sampai dagangan rusak.

Baca juga: Videonya Ditampar Seorang Pria Viral, Chef Juna Beri Penjelasan: Itu Tanda Kasih Sayang

Berikut isi surat viral tersebut:

"Dengan hormat, kami warga Jalan Ceger Raya, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan dari pertigaan Mitra 10 sampai dengan harmoni Swalayan, mohon pertolongan kepada bapak Kapolsek Pondok Aren.

Supaya ditertibkan preman-preman yang ada di lingkungan sekitar kami yang biasa mangkal di depan ruko-ruko DL Sitorus atau seberang klinik kehamilan, Jalan Ceger Raya Pondok Aren Tangerang Selatan.

Dimana mereka selalu minta uang jatah harian, mingguan dan bulanan terhadap para pelaku usaha di ruko-ruko, kios-kios dan para pedagang kaki lima sepanjang Jalan Ceger Raya,

Selain uang jatah preman, tidak jarang pula mereka mengambil barang dagangan sesuka hati tanpa membayarnya,

Baca juga: Viral Polisi Selamatkan Wanita Pendarahan setelah Melahirkan, Lewati Jalan Berlubang di Tengah Hutan

Kalau tidak diberi maka barang dagangan dirusak oleh mereka atau dalam bentuk intimidasi lainnya.

Selain itu kepada warga setempat yang akan melakukan kegiatan juga dimintai jatah preman oleh mereka.

Tentu saja tindakan preman-preman tersebut sangatlah meresahkan warga dan mengganggu ketertiban di lingkungan kami.

Kami mohon supaya bapak Kapolsek Pondok Aren jangan membiarkan keadaan ini berlarut-larut, karena warga selalu resah dengan adanya preman-preman itu yang bertindak sewenang-wenang.

Demikianlah surat pengaduan ini, dan kami mohon ada tindak lanjut dari aparat yang berwenang serta terima kasih atas perhatian dan tindak lanjutnya."

Baca juga: Viral Video Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu, Polisi Ungkap Penyebabnya

Tiga Ormas Minta Pungli

Seorang warga berinisial YA (29) mengaku dimintai uang bulanan oleh tiga organisasi massa (ormas) sejak lama.

YA setiap bulan harus menyiapkan uang Rp 60 ribu untuk ketiga ormas tersebut.

Bahkan, YA juga memiliki bukti kuitansi pembayaran pungli kepada ormas.

"Pakai kuitansi, dari ormas yang minta, 25 ribu sama 20. Tiga ormas di sini, paling segitu, 25 , 20, 20," terangnya.

Bahkan, YA dimintai uang tambahan saat lebaran oleh para ormas.

Menurut YA, ketiga ormas tersebut seolah meminta uang Tunjangan Hari Raya (THR) saat lebaran.

YA mengaku pernah menolak memberi uang bulanan kepada ketiga ormas itu.

Baca juga: Viral Video Matahari Terbit dari Utara di Sulawesi Selatan, BMKG Beri Penjelasan

Buntutnya, ia justru dimaki-maki ormas tersebut.

YA menyebut sangat setuju aksi premanisme seperti itu harus segera diberantas.

"Setujulah, setuju banget itu. Biar aman. Utamanya pedagang yang kecil-kecil itu kasihan."

Hal serupa juga dialami pedagang soto di Jalan Raya Ceger, PU (43).

Ia juga mengaku kerap dimintai uang bulanan oleh ormas.

"Kalau cuma minta langsung saya kasih. Saya enggak mau lah ribut ribut."

"Yang penting dianya enggak rese ya saya kasih."

Baca juga: Viral Video Guru Digaji Rp 144 Ribu per Bulan, Mengaku Ikhlas Mengajar: Tak Dibayar Juga Tak Masalah

Kata Polisi

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rony Setiawan mengaku tengah menyelidiki kasus surat viral tersebut.

Menurut dia, hingga kini polisi belum menerima laporan resmi terkait aksi premanisme itu.

"Ya masih kita dalami ya, karena kita juga belum tahu korbannya," beber Rony.

"Kalau laporan secara resmi tidak ada, kan kita pun bingung karena laporan resmi tidak ada. Ya gitu (berdasarkan viral). Makanya kita dalami yang viralnya itu." (*)

Berita viral lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Surat Warga Protes Dimintai Pungli 3 Ormas, Dimaki hingga Diintimidasi jika Tak Beri Uang

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved