Breaking News:

Lihat Langsung Keindahan Alam dan Masyarakat Adat di Tanah Papua, Ridho Slank: Jujur Aku Kagum

Gitaris Slank, Ridho Hafiedz mengaku kagum dengan keindahan alam dan masyarakat adat di Tanah Papua.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Gitaris Slank, Ridho Hafiedz, Senin (21/6/2021) - Ridho mengaku kagum dengan keindahan alam dan masyarakat adat di Tanah Papua. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gitaris Slank, Ridho Hafiedz mengaku kagum dengan keindahan alam dan masyarakat adat di Tanah Papua.

Pria bernama lengkap Mohammad Ridwan Hafiedz ini menjaga kelestarian alam yang ada di Tanah Papua merupakan suatu keharusan.

"Saat berkunjung langsung melihat alam dan masyarakat adat di Papua, jujur aku kagum," ujar Ridho kepada TribunPapuaBarat.com, di Manokwari Senin (21/6/2021).

Ridho menilai segala kekayaan dan keaslian alam di Tanah Papua merupakan suatu aset yang tidak dimiliki oleh dunia lain.

Baca juga: Menikmati Hijaunya Taman Wisata Alam Gunung Meja, Kawasan Hutan Lindung di Manokwari Papua Barat

"Ketika aku turun dan melihat langsung kehidupan yang ada di hutan Papua, ya ini merupakan suatu kesempatan yang patut disyukuri," tutur pria kelahiran Ambon itu.

Dengan segala kekayaan alam yang ada di Tanah Papua, lanjut Ridho, sudah saatnya semua orang hadir untuk menyuarakan perlindungan dan penyelamatan lingkungan,

"Kita sebagai masyarakat sipil, jangan takut untuk menyuarakan tentang perlindungan," ucapnya.

Pria 47 tahun itu juga mengingatkan para pemangku kebijakan untuk memanfaatkan hutan Papua dengan bijaksana.

"Ketika mau mengambil keputusan, harus pahami segala potensi yang ada di tempat tersebut," imbuh Ridho.

"Saat ini kita masih melihat burung Cenderawasih, kalau seandainya hutan ini hilang, maka otomatis mereka pun ikut punah," lanjutnya.

Baca juga: Pesona Alam Pulau Wayag, Ikon Raja Ampat Papua Barat yang Jadi Magnet Wisatawan

Ridho berharap pemerintah menyadari bahwa segala kebijakan harus benar-benar berpihak pada kelestarian alam dan masyarakat adat di Papua.

"Sumber daya alam (SDA) bisa habis, tapi kalau kekayaannya kita jaga itu tidak pernah habis," imbuahnya. (*)

Berita lainnya terkait Papua Barat

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved