Breaking News:

EURO 2020

Kalah dari Italia di Final EURO 2020, Begini Perasaan Pemain dan Pelatih Inggris: Sangat Kosong

Inggris harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mewujudkan impian mereka untuk memenangkan gelar juara Euro 2021.

AFP
EURO 2020. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Inggris harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mewujudkan impian mereka untuk memenangkan gelar juara Euro 2021.

Kegagalan Inggris dalam mengalahkan Italia menjadi penyebab utama pasukan Gareth Southgate gagal mempersembahkan trofi perdana dalam sejarah perhelatan Euro.

Inggris harus mengakui keunggulan Italia lewat adu penalti dengan skor 3-2 di Stadion Wembley pada laga final Euro 2021, Senin (12/7/2021) dinihari.

Kekalahan itupun membuat skuat Inggris tampak hancur lebur perasaannya mengingat perjuangannya harus berujung dengan kekecewaan.

Padahal, Inggris tinggal selangkah lagi mengukir sejarah manis bisa mewujudkan slogan mereka yang terkenal yakni "Football Is Coming Home".

Baca juga: Sorotan Italia vs Inggris Final Euro 2021: Biang Keladi Kegagalan Tiga Singa & Tinta Sejarah Mancini

Baca juga: Ibarat Pucuk Dicinta Ulam Tiba, Kepahlawanan Gianluigi Donnarumma Berbuah Manis di Euro 2021

Gelandang Inggris Bukayo Saka (tengah) bereaksi setelah gagal mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
Gelandang Inggris Bukayo Saka (tengah) bereaksi setelah gagal mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (Paul ELLIS / POOL / AFP)

Salah satu palang pintu pertahanan Inggris yakni Harry Maguire pun merasa para pemain sangat hancur perasaannya setelah kegagalan tersebut.

"Saya patah hati, kecewa, para pemain hancur, apalagi kami telah memberikan segalanya," ungkap Maguire dilansir laman resmi UEFA.

Gareth Southgate selaku pelatih Inggris pun juga memahami perasaan yang dimiliki seluruh warga Inggris saat ini.

"Malam ini suasananya meledak dan perasaan di seluruh negeri akan sangatlah kosong," akui Southgate selepas laga melawan Italia.

"Saya tahu ini sulit diterima semua orang, mengingat kami ingin memberi semua orang satu malam lagi yang bisa menjadi pesta terbesar yang pernah ada,".

Halaman
123
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved