Breaking News:

Serang Pramugari dan Coba Buka Pintu Pesawat, Seorang Penumpang Diikat ke Kursi dengan Lakban

Viral sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang pesawat diikat di kursi dan mulutnya dilakban karena diduga menyerang seorang pramugari.

Telegraph
Ilustrasi pesawat terbang 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Viral sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang pesawat diikat di kursi dan mulutnya dilakban karena diduga menyerang seorang pramugari.

Tak hanya itu, penumpang wanita juga mencoba membuka pintu pesawat di tengah penerbangan.

Dalam rekaman video berdurasi singkat, nampak wanita tersebut tampak terikat di kursi dengan lakban menutupi mulutnya sambil mencoba berteriak kepada para penumpang yang keluar pesawat.

Dalam rekaman video yang diunggah TikTok @lol.ariee, wanita tersebut tetap terikat ketika pramugari dengan tenang menganggukkan salam perpisahan mereka

Melansir New York Post, Minggu (11/7/2021), insiden tersebut terjadi di dalam pesawat American Airlines dengan nomor penerbangan 1774 pada 6 Juli.

Baca juga: Viral Warga Kejar Mobil yang Tabrak dan Seret Motor Sejauh 200 Meter, Polisi Ungkap Duduk Perkaranya

Pesawat tersebut terbang dari Dallas-Fort Worth ke Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat (AS) dengan lama penerbangan dua jam.

Penerbangan pesawat tersebut sempat tertunda setidaknya tiga jam sebelum akhirnya berangkat pada tengah malam.

Sekitar satu jam penerbangan, kekacauan mulai terjadi. Pramugari mulai menyalakan lampu dan beberapa kru pesawat berlarian di lorong dengan tergesa-gesa.

“Awak pesawat mulai mengunci kamar mandi, mengambil tas dari tempat sampah, dan tidak mengatakan apa yang terjadi,” kata @lol.ariee dalam videonya.

"Itu seperti kekacauan dan tidak ada yang tahu apa yang terjadi," lanjutnya.

Baca juga: Viral Video Pemilik Angkringan di Lampung Mengamuk saat Ditertibkan: Saya di Sini Cari Makan Pak

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved