Warga Kota Sorong Blokade Jalan dan Bakar Ban, Minta Polisi Segera Tangkap Perampok yang Berkeliaran
Ratusan warga memblokade dan membakar ban bekas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di Kompleks Pasar Bersama Kota Sorong, Papua Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Warga-Sorong-blokade-jalan.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Ratusan warga memblokade dan membakar ban bekas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di Kompleks Pasar Bersama Kota Sorong, Papua Barat.
Aksi itu dilakukan karena warga kesal menjadi korban perampokan hingga penjarahan dalam seminggu terakhir.
"Kejadian itu terjadi sudah tiga hari lalu dan Rabu subuh (21/7/2021) dua rumah dan lima mobil dirusak para perampok. Bahkan seorang korban wanita ditodong dengan parang di leher," kata salah satu warga M Yunus di lokasi, Rabu.
Baca juga: Lolos dari Jakarta, Pemilik Dokumen Palsu Diamankan Satgas Covid-19 Kota Sorong
Yunus menjelaskan, aksi warga ini merupakan bentuk kekesalan karena menjadi korban pencurian.
Warga pun telah melaporkan kasus ini kepada polisi agar pelaku segera ditangkap.
"Kita di sini mengatur agar warga tidak bertindak anarkis kami sudah capek dipukul dan barang-barang kami dirusak dijarah oleh pelaku," kata Yunus.
Warga mendesak polisi segera menangkap pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu.
Mereka mengancam akan turun tangan mencari perampok itu jika pelaku belum ditahan.
Sementara itu, Kapolsek Sorong Kota AKP Mochamad Nur Makmur menjelaskan, warga berharap agar para pelaku diproses secara hukum.
Polisi telah mengantongi identitas para pelaku perampokan dan penjarahan tersebut.
Baca juga: Kejaksaan Negeri Sorong Swadaya Bangun Rumah Ibadah, Ini Pesan Kepala Kejari
Polisi juga sudah berkoordinasi dengan tokoh adat untuk menindaklanjuti keterlibatan salah satu terduga pelaku.
"Kami sudah berkordinasi bersama tokoh adat, namun mereka tidak mau untuk memfasilitasi karena anak muda itu sudah sering berkali-kali membuat onar sehingga orangtuanya tidak mau untuk difasilitasi," kata Nur Makmur di Sorong.
Polisi menyebutkan, pelaku diduga berjumlah delapan orang.
Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku.
Menurut Mochamad, satu orang terluka dan lima kendaraan rusak akibat perampokan dan penjarahan itu.
Setelah bertemu dengan polisi, warga membuka blokade jalan.
Mereka sepakat menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada polisi.
(Kompas.com/Maichel)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesal Sering Dirampok, Warga Blokade Jalan di Kota Sorong, Tuntut Polisi Tangkap Pelaku"