Breaking News:

Gelar Vaksinasi Covid-19 di Kwawi Manokwari, Dinkes Papua Barat Sebut Animo Masyarakat Menurun

Satgas Covid-19 Papua Barat kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di Kwawi, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Suasana vaksinasi di Kwawi, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat, melalui Satgas Covid-19 Papua Barat, kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di Kwawi, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorrongan, mengatakan pemerintah menggandeng GKI Klasis Manokwari dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Namun, Otto mengatakan antusias masyarakat untuk ikut vaksinasi kali ini lebih menurun.

Dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini, petugas menargetkan 350 orang tapi hingga empat jam pelaksanaan, baru 78 orang yang datang.

Baca juga: Ketahuan Bawa Kartu Vaksin dan Surat PCR Palsu di Bandara Sorong, Penumpang Ini Bakal Diproses Hukum

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parrorongan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parrorongan. (TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)

"Saya lihat untuk aktusias masyarakat dalam mengikuti vaksin hari ini agak sedikit menurun," ujar Otto kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (23/7/2021).

"Sejak pukul 09.00 WIT, hingga pukul 13.00 WIT, warga yang mengikuti vaksin baru 78 orang. Nanti kita tetap tunggu, warga yang datang akan dilayani."

Otto menuturkan petugas telah melakukan sosialisasi dan melibatkan pihak gereja agar masyarakat mau divaksinasi.

Baca juga: 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tahap ke-29 Tiba di Indonesia

"Informasi sudah disampaikan ke masyarakat, tetapi yang datang tidak terlalu banyak," ucapnya.

"Sudah kita libatkan gereja untuk melakukan sosialisasi, namun tetap kita tunggu saja."

Otto mengatakan saat ini pihaknya tengah mengejar target vaksinasi yang diminta Gubernur Papua Barat.

Yakni 50 persen dari jumlah warga yang ada hingga bulan Agustus. (*)

Berita terkait lainnya

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved