Breaking News:

Petugas Pemakaman Sayangkan Banyak Warga Tak Percaya Covid-19: Coba Datang ke Makam supaya Sadar

Andi Mayor (30), petugas di pemakaman pasien Covid-19 Manokwari, Papua Barat, menyayangkan masih banyaknya warga setempat yang tak percaya Covid-19.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Tukang bekerja di pemakaman pasien Covid-19, Arfai, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Andi Mayor (30), petugas di pemakaman pasien Covid-19 Manokwari, Papua Barat, menyayangkan masih banyaknya warga setempat yang tak percaya Covid-19.

Padahal sudah banyak korban jiwa yang berjatuhan akibat Covid-19.

"Setiap hari pasien Covid-19 dikuburkan karena masyarakat tidak mau ikut aturan pemerintah," ujar Andi kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (29/7/2021).

Andi menantan warga yang tak percaya Covid-19 untuk melihat sendiri kondisi di pemakaman.

Baca juga: Banyak Warga Tak Percaya Covid-19, Petugas Isolasi RSUD Manokwari: Mereka Baru Sadar setelah Kena

"Coba sesekali mereka datang ke tempat makam Covid-19, supaya sadar bahwa Covid-19 ini ada," kata Andi.

"Banyak bicara di dalam Kota Manokwari, tetapi coba kalian ke sini, untuk lihat dengan mata kepala sendiri."

Ia juga meminta pemerintah tegas dalam hal penanganan pandemi.

"Bila perlu, pemerintah tangkap orang-orang yang masih melawan itu bawa ke makam Covid-19, barang satu hari saja," ucap Andi.

"Belum rasa mereka kalau meninggal tidak ada keluarga yang ikut (mengantar jenazah) ke kuburan," ujarnya. (*)

Baca juga: Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat, Kamis 29 Juli 2021: Total Kasus Positif Capai 44.449

Berita terkait lainnya

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved