Profil Lengkap Pahlawan Nasional Pertama Asal Papua Barat Machmud Singgirei Rumagesan

Machmud Singgirei Rumagesan adalah pejuang dan pahlawan nasional pertama asal Papua Barat.

Direktorat Kementerian Sosial
Machmud Singgirei Rumagesan 

Ia dimasukkan ke sel isolasi selama enam bulan.

Bahkan, Machmud Singgirei Rumagesan hampir dihukum mati.

Hakim telah menjatuhkan hukuman mati dengan cara tembak pada 2 Mei 1949.

Namun, keputusan hakim No. 125/49 ditentang di dalam maupun di luar penjara.

Pada 5 Desember 1949, atas desakan dari berbagai pihak, hukuman mati yang dijatuhkan kepada Machmud Singgirei Rumagesan diubah menjadi hukuman seumur hidup.

Selama dipenjara, ia telah berpindah dari satu penjara ke penjara lain, seperti Saparua, Sorong-Doom, Manokwari, Hollandia hingga diasingkan ke Makassar.

Kendati demikian, perjuangan Machmud Singgirei Rumagesan berbuah manis pada 24 Desember 1949.

Irian Barat dinyatakan merdeka dari Belanda setelah diputuskan di Konferensi Meja Bundar (KMB).

Kiprah Machmud Singgirei Rumagesan akhirnya dibebaskan dari penjara setelah Konferensi Meja Bundar (KMB).

Pemerintah RIS mengeluarkan keputusan pembebasan pada 2 Mei 1950 Nomor 44/A.

Setelah bebas, tahun 1953, Machmud Singgirei Rumagesan menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Tjendrawasih Revolusioner Irian Barat.

Ia sempat ikut Kongres Nasional untuk perdamaian di Jakarta.

Machmud Singgirei Rumagesan menyerukan agar Irian harus kembali ke Indonesia.

Machmud Singgirei Rumagesan kemudian diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) Republik Indonesia periode 1959-1965.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved