Pahlawan Nasional Jenderal Soedirman, Panglima di Masa Revolusi Nasional yang Gerilya Lawan Belanda

Jenderal Soedirman adalah satu di antara pahlawan nasional yang tidak lepas dari sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Wikipedia
Jenderal Soedirman 

Dalam perjalanan menuju Yogyakarta, rombongan Janderal Soedirman dihadang oleh Belanda di Pacitan.

Kemudian perjalanan Jendera Soedirman dialihkan melewati daerah Sobo Nawangan. Di sana, Jenderal Soedirman tinggal selama 107 hari.

Di daerah Sobo, Jenderal Soedirman menyusun strategi untuk menghadapi pasukan Belanda. Dalam kesempatan tersebut Jenderal Soedirman mampu meningkatkan moral para pejuang Indonesia.

Setelah perancanaan yang matang, 1 Maret 1949 pagi hari, serangan besar-besaran yang serentak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.

Fokus utama penyerangan di ibu kota Indonesia, Yogyakarta. Pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, sewaktu sirine dibunyikan serangan dilakukan di segala penjuru kota.

Dari sektor sebelah barat sampai batas Malioboro dipimpin Letkol Soeharto. Di sektor timur dipimpin Ventje Sumual, sektor selatan dan timur oleh Mayor Sardjono.

Di sektor utara dipimpin Mayor Kusno. Sementara di sektor kota dipimpin Letnan Amir Murtopo dan Letnan Masduki

Pasukan Indonesia berhasil menguasai Kota Yogyakarta selama 6 jam. Peristiwa tersebut dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret.

Baca juga: Sosok 4 Pahlawan Nasional Perempuan, dari Cut Nyak Dien hingga RA Kartini

Meninggal

Sakit TBC yang diderita Jenderal Soedirman semakin parah dan harus dirawat di rumah sakit.

Pada 29 Januari 1950, Jenderal Soedirman meninggal di Magelang pada usia 34 tahun.

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki Yogyakarta.

Pada 1964, Pemerintah Indonesia menjadikan Jenderal Soedirman menjadi pahlawan nasionl lewat Surat Keputusan (SK), 10 Desember 1964. (*)

Berita lainnya terkat pahlawan nasional

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jenderal Soedirman, Tetap Semangat Bergerilya meski Sakit

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved