Vaksinasi Covid19

Minta Negara Kaya Tangguhkan Program Booster Vaksin Covid-19, WHO Ungkap Alasannya

WHO menyerukan penundaan booster vaksin Covid-19 setidaknya sampai akhir September, saat 10 persen populasi dunia telah divaksin.

Tribunnews/Herudin
Ilustrarsi vakinasi Covid-19 - WHO menyerukan penundaan booster vaksin Covid-19 setidaknya sampai akhir September, saat 10 persen populasi dunia telah divaksin. 

Baru sekitar 1,8 persen orang di Afrika yang divaksinasi dua dosis, jauh berbeda dibandingkan dengan di Uni Eropa dan AS yang telah mencapai sekitar 50 persen, menurut Our World in Data.

Sekitar 101 dosis per 100 orang telah diberikan di negara-negara yang dikategorikan berpenghasilan tinggi oleh Bank Dunia, dengan 100 dosis terlampaui pada pekan ini.

Sedangkan, skala pemberian vaksin Covid-19 di 29 negara berpenghasilan terendah 1,7 dosis per 100 orang.

WHO berpendapat bahwa tidak ada yang aman dari Covid-19 sampai semua orang di muka bumi aman, karena semakin lama dan semakin luas virus menyebar, semakin besar peluang munculnya varian baru, dan memperpanjang krisis global dalam memerangi pandemi.

Baca juga: Cara Mengatasi Efek Samping Vaksin Covid-19, Ketahui Kapan Harus ke Dokter

Dr Bruce Aylward, penasihat khusus untuk Tedros, mengatakan penundaan booster vaksin Covid-19 itu adalah tentang seruan kepada negara kaya untuk menahan kebijakan mereka.

"Sampai dan kecuali kita membuat seluruh dunia mendapatkannya (vaksin Covid-19) dalam perang melawan pandemi," ucapnya.

"Seperti yang telah kita lihat dari munculnya varian demi varian (Covid-19), kita tidak bisa keluar darinya, kecuali seluruh dunia keluar darinya bersama-sama. Dan dengan perbedaan besar dalam vaksinasi, kita tidak akan mampu mencapainya,” kata Aylward.

Distribusi vaksin Covid-19 yang tidak merata telah menjadi pusat perdebatan selama berbulan-bulan di Badan Perdagangan Dunia, ketika negara-negara berkembang, yang dipimpin oleh India dan Afrika Selatan, menyerukan penghapusan sementara hak kekayaan intelektual (IP) pada vaksin untuk meningkatkan kapasitas manufaktur global. (*)

Baca juga: Ibu Hamil Perhatikan 10 Syarat Ini untuk Bisa Melakukan Vaksinasi Covid-19

Berita lainnya terkait vaksinasi Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul WHO Minta Negara Kaya Dunia Tunda Program Booster Vaksin Covid-19

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved