Breaking News:

Sejumlah Mahasiswa Unipa Kembali Penuhi Panggilan Polisi terkait Kasus Demo yang Berakhir Ricuh

Sejumlah mahasiswa Unipa kembali memenuhi panggilan polisi sebagai saksi dalam kasus aksi demo yang berujung ricuh beberapa waktu lalu.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kuasa Hukum Mahasiswa Unipa, Yan Christian Warinussy saat mendampingi mahasiswa memenuhi panggilan polisi, Jumat (6/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah mahasiswa Universitas Papua (Unipa) Manokwari kembali memenuhi panggilan polisi sebagai saksi dalam kasus aksi demo yang berujung ricuh beberapa waktu lalu.

Kuasa Hukum Mahasiswa Unipa, Yan Christian Warinussy mengatakan, ini adalah panggilan ketiga oleh penyidik.

"Klien kita ada tujuh orang yang dipanggil, tapi satu masih berhalangan sehingga hanya enam orang saja," ujar Warinussy kepada sejumlah awak media, Jumat (6/8/2021).

Warinussy mengatakan, panggilan kali ini agak sedikit berbeda dengan yang sebelumnya.

Baca juga: Rektor Unipa Manokwari Jelaskan Duduk Perkara Aksi Demo yang Berakhir Ricuh di Kampusnya

Baca juga: Unipa Bawa Kasus Demo yang Berujung Ricuh di Kampus ke Jalur Hukum

"Ada penambahan satu pasal yakni pasal 160 tentang penghasutan, nanti kita lihat sebentar dalam agenda pemeriksaan," tuturnya.

Dengan pasal tersebut, pihaknya menduga polisi sedang mencari dalang di balik semua ini.

"Sebagai penasehat hukum, kita sudah memberikan sejumlah catatan dan harapannya pemeriksaan hari ini bisa jalan dengan baik," ucapnya.

"Hari ini kita memenuhi panggilan ketiga, dengan kapasitas sebagai saksi," imbuhnya. (*)

Berita terkait lainnya

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved