Breaking News:

Manokwari Masih dalam Masa PPKM, Pengunjung Pantai Pasir Putih Abaikan Prokes

Sejumlah pengunjung yang berliburan di Pantai Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengabaikan protokol kesehatan.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Suasana saat pengunjung berliburan di Pantai Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Sejumlah pengunjung tak patuhi Prokes, Sabtu (7/8/2021) 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah pengunjung yang berliburan di Pantai Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengabaikan protokol kesehatan (Prokes).

Apalagi, Manokwari hingga kini, sedang dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Melihat kondisi tersebut, Yopi Meidodga (52), Warga Pasir Putih, ikut prihatin melihat hal tersebut.

Baca juga: Satgas KRYD Gelar Penyekatan di Pintu Masuk Manokwari, Warga yang Tak Punya Surat Vaksin Putar Arah

"Padahal sudah ada perintah dari Bupati, Gubernur, dan Presiden, namun masyarakat tetap malas tahu," ujar Meidodga, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (7/8/2021).

Padahal, seluruh manusia sudah tahu, saat ini dunia sedang dilanda pandemi covid-19.

"Ada masyarakat yang seenaknya datang di pantai, mereka tidak pakai masker dan juga sering berkerumun," tuturnya.

"Biasanya, masyarakat kita yang pedang dan tukang parkir, kadang takut juga," imbuhnya.

Sebab, pengunjung bukan hanya domisili di Kota Manokwari, namun ada yang juga dari luar.

"Kita takut, karena yang datang apakah sehat dari covid-19 atau tidak. Kami sebagai masyarakat tidak tau persis," kata Meidodga.

Baca juga: Kodam XVIII/Kasuari Gelar Serbuan Vaksin di SMKN 1 Manokwari: Selain Siswa, Guru, Kita Sasar Warga

Lebih lanjut, jelas pria 3 anak ini, kebiasaan seperti ini sudah ada sebelum PPKM, terbawa-bawa hingga sekarang.

"Sering kita punya Babinsa di Pasir Putih, menyuruh agar harus jaga jarak, sebab pengunjung dari kota tidak semua bebas covid-19," ucapnya.

Pria asal Pegunungan Arfak ini berharap, pemerintah harus memperhatikan hal-hal tersebut, sehingga masyarakat yang masuk dan keluar semuanya aman.(*)

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved