Breaking News:

Pedagang di Pantai Pasir Putih Keluhkan Pendapatan Menurun saat PPKM: Jualan Kita Tak Ada yang Beli

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menuai keluhan dari sejumlah masyarakat.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Pedagang gado-gado di Pantai Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, sedang melayani pembeli, Minggu (8/8/2021) 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menuai keluhan dari sejumlah masyarakat.

Satu di antaranya dari Restina Wati (28), warga yang kesehariannya berjualan gado-gado di di Pantai Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari.

Wati mengatakan pendapatannya jauh berkurang saat PPKM.

"Sebelum PPKM ramai pengunjung di Pasir Putih, namun setelah PPKM malah menurun dan berimbas kepada pendapatan," ujar Wati kepada TribunPapuaBarat.com, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: 12 Varian Delta Ditemukan Telah Masuk Papua Barat, 10 di Antaranya Ada di Teluk Bintuni

Ibu dua anak ini mengaku bisa mengantongi Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per hari sebelum PPKM diterapkan.

"Kalau Sabtu dan Minggu, penghasilannya beda bisa Rp 3 juta per hari (sebelum PPKM)," tuturnya.

Namun, setelah masa PPKM pendapatan dari berjualan gado-gado turun menjadi Rp 500 ribu per hari.

Bahkan, seluruh dagangannya sempat tak laku terjual.

"Kemarin-kemarin pemerintah buat PPKM, dagangan kita di sini tidak ada yang membeli sebab sepi pengunjung," ucapnya.

Baca juga: Viral Warga Sekampung Borong Jualan 2 Pedagang yang Dapat Order Fiktif saat PPKM, Ini Kronologinya

Wati berharap pemerintah bisa segera mencabut PPKM yang sangat berdampak terhadap pedagang seperti dirinya.

Apalagi, dia berjualan dan mengandalkan hasil harian untuk menghidupi keluarga dan membiayai anak-anak ssekolah. (*)

Berita lainnya terkait PPKM

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved