Pahlawan Nasional Soekarno, Bapak Proklamasi yang Jadi Presiden Pertama RI

Soekarno merupakan presiden pertama Republik Indonesia, sekaligus yang merumuskan Pancasila sebagai dasar (ideologi) NKRI.

Kompas.com/SONG
Presiden pertama RI, Soekarno 

Setelah lulus dari ELS, Soekarno melanjutkan studinya ke Hogere Burger School (HBS) di Surabaya pada 1916. Soekarno menyelesaikan sekolahnya di HBS pada 1921.

Niatnya untuk meneruskan pendidikan di Negeri Belanda ternyata tidak mendapat restu dari sang ibu.

Akhirnya Soekarno mendaftarkan dirinya sebagai mahasiswa di Tachnische hoge School (THS) yang saat ini bernama Institut Teknologi Bandung (ITB). Lulus dengan gelas Insinyur Teknik pada 25 Mei 1928.

Baca juga: Sosok Pahlawan Nasional Pertama Asal Papua Barat Machmud Singgirei Rumagesan, Ini Perjuangannya

Perjuangan Soekarno

Nasionalisme Soekarno mulai tumbuh pesat ketika bersekolah di Surabaya dan tinggal di rumah Tjokroaminoto. Di sana Soekarno mulai berkenalan dengan pemikiran barat dan pemikiran Islam.

Pada 4 Juli 1927, Soekarno memutuskan untuk merumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI).

Usaha yang dilakukan Soekarno membuat PNI tumbuh dan berkembang di Jawa maupun diluar Jawa. Akibatnya Belanda menangkap Soekano dan memenjarakannya di penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929.

Menurut buku Perjuangan dan Pengasingan Pejuang Indonesia (1986) oleh Sagimun, karena kemarahan Belanda, PNI dibubarkan pada 19430 dan diganti namanya menjadi Partindo. Setelah bebas, Soekarno bergabung dengan Partindo dan memimpinnya.

Hal ini mengakibatkan dirinya kembali ditangkan Belanda dan dibuang ke Ende, Flores pada 1933. Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu.

Di Bengkulu Soekarno berhasil kabur dan menuju Padang. Kemudian menyeberangi Selat Sunda dan kembali ke Jakarta pada Juli 1942.

Perjuangan panjang Soekarno tidak sia-sia untuk membuat Indoensia merdeka dari penjajahan. Bersama dengan Bung Hatta, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Dalam sidang BPUPKI 1 Juni 1945, Soekarno memberikan gagasan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila. Kemudian dalam sidang PPKI 18 Agustus 1945, Soekarno terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama.

Baca juga: Silas Papare, Pahlawan Nasional yang Perjuangkan Pembebasan Papua dari Belanda

Sakit dan Meninggal

Kesehatan Soekarno mulai menurun sejak bulan Agustus 1965. Setelah bertahan selama lima tahun dengan penyakitnya, Soekarno meninggal dunia di RSPAD pada tanggal 21 Juni 1970.

Soekarno disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan dimakamkan di Blitar dekat makan ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai.

Presiden Soeharto memberikan gelar Pahlawan Proklamator kepada Soekarno pada peringatan Hari Pahlawan tahun 1986 berdasarkan Keppres 81/1986. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Biografi Soekarno, Pahlawan Proklamator yang Gemar Cerita Pewayangan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved