Breaking News:

PON XX Papua

Singgung Lonjakan Kasus Covid-19 di Jepang Pasca-Olimpiade, KNPI Minta Pemerintah Tunda PON XX Papua

DPP KNPI mendesak pemerintah memikirkan ulang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di situasi pandemi Covid-19.

Dok. Humas Kemenkominfo
Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Pemerintah didesak memikirkan ulang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di situasi pandemi Covid-19.

Cetusan ini disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI).

Dipaparkan Haris, pemerintah mungkin lebih baik jika membatalkan penyelenggaraan  PON Papua dalam waktu dekat ini.

Mengingat kasus Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi, meskipun saat ini tengah mulai terjadi penurunan angka konfirmasi positifnya.

Hal tersebut harus dipertimbangkan, lantaran Haris berkaca pada olimpiade di Negara Jepang.

Ketua Umum KNPI Haris Pertama
Ketua Umum KNPI Haris Pertama (Tribunnews.com/istimewa)

Baca juga: KONI DKI Berharap PON XX Papua Tak Kembali Ditunda: Saatnya Berlaga

Menurut Haris, Jepang sebagai negara maju yang menyelenggarakan Olimpiade Tokyo 2020 tidak mampu menekan lonjakan kasus Covid-19 usai olimpiade.

"Coba lihat Jepang, lonjakan kasus usai olimpiade semakin besar. Oleh karena itu KNPI meminta pemerintah segera membatalkan PON Papua," kata Haris dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (7/8/2021).

Dikatakan Haris, lonjakan penyebaran Covid-19 varian Delta semakin memprihatinkan dan menyebar ke semua daerah.

Termasuk di Tanah Papua, tempat penyelenggaraan pesta olahraga nasional ini akan dilaksanakan.

Hari khawatir, PON XX Papua 2021 akan berpotensi menjadi cluster baru.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved