Breaking News:

PON XX Papua

Desak Pemerintah Batalkan PON XX Papua, KNPI Beberkan 7 Alasan: Tidak Ada Urgensinya

DPP KNPI mengungkapkan tujuh alasannya meminta pemerintah agar membatalkan atau menunda penyelenggaraan PON XX Papua 2021.

ponxx2020papua.com
PON XX Papua 2021 - DPP KNPI mengungkapkan tujuh alasannya meminta pemerintah agar membatalkan atau menunda penyelenggaraan PON XX Papua 2021. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mengungkapkan tujuh alasannya meminta pemerintah agar membatalkan atau menunda penyelenggaraan PON XX Papua 2021.

Menurut KNPI, pemerintah tidak memiliki alasan kuat untuk melanjutkan gelaran PON XX Papua di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama juga mengatakan bahwa pemerintah kembali memperpanjang PPKM level 4 untuk memutus mata rantai Covid-19 yang semakin melonjak.

Ketua Umum KNPI Haris Pertama
Ketua Umum KNPI Haris Pertama (Tribunnews.com/istimewa)

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di 5 Kabupaten/Kota Wilayah Papua Bakal Dipercepat Jelang PON XX

"Tidak ada urgensinya pemerintah tetap menyelenggarakan PON di Papua di tengah lonjakan Covid-19," kata Haris, Senin (9/8/2021).

"Pertama, situasi keamanan di Papua masih rawan. Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua masih terus melakukan aksi terornya," ungkap Haris.

Alasan yang kedua, kata dia, adalah pelaksanaan PON Papua dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

"Penyelenggaraan PON XX Papua 2021 akan berpotensi menjadi cluster baru. Karena ribuan orang dari berbagai provinsi akan datang ke Papua. Baik itu atlet, official dan lain sebagainya," ungkapnya.

Haris mencontohkan saat Olimpiade 2020 di Tokyo.

Jepang sebagai negara maju tidak mampu menekan lonjakan kasus Covid-19 usai Olimpiade," ujarnya.

Baca juga: KONI DKI Berharap PON XX Papua Tak Kembali Ditunda: Saatnya Berlaga

"Coba lihat Jepang, lonjakan kasus usai olimpiade semakin besar. Oleh karena itu KNPI meminta pemerintah segera membatalkan PON Papua," tegasnya.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved