Breaking News:

Kalapas Ungkap Kronologi Penangkapan Napi Kabur yang Berujung Warga Blokade Jalan di Manokwari

Kepala Lapas Kelas II B Manokwari membenarkan kejadian penangkapan napi kabur yang berujung warga memblokade jalan di Manokwari, Papua Barat.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kepala Lapas Kelas II B Manokwari, Yulius Paath. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Manokwari, Yulius Paath, membenarkan kejadian penangkapan narapidana kabur yang berujung warga memblokade jalan di Manokwari, Papua Barat.

Yulius mengatakan yang bersangkutan merupakan warga binaan Lapas Manokwari yang ditahan karena tiga kasus.

"Kasus pertama lari, yang ketiga ini pun lari juga," ujar Yulius kepada sejumlah awak media, di ruang kerjanya, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Sejumlah Warga Blokade Jalan di Manokwari, Berawal dari Informasi Hoaks terkait Napi yang Kabur

Saat penangkapan, pihaknya mendapatkan informasi buronan tersebut sedang berada di sekitar Toko Teguh, Manokwari.

"Saat ditangkap, beredar isu napi tersebut mati dan lainnya. Itu tidak benar, semuanya dalam keadaan baik-baik," ucapnya.

Terkait penembakan, pihaknya mengakui petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke atas.

Sejumlah warga memblokade Jalan Yos Sudarso dan Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/8/2021).
Sejumlah warga memblokade Jalan Yos Sudarso dan Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/8/2021). ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun))

Baca juga: Tega Meracuni Temannya Sendiri hingga Tewas, YU Ditangkap Tim Avatar Polres Manokwari

"Sesuai undang-undang, dalam melaksanakan tugas kita dilengkapi senjata, tetapi pelurunya hanya karet," jelas Yulius.

"Keluarga salah paham, dengarnya napi tersebut tewas dan terjadilah pemalangan jalan," imbuhnya.

Yulius juga menegaskan bahwa napi tersebut masih dalam menjalani masa penahanan.

"Informasi yang bersangkutan keluar karena ada jaminan itu semuanya tidak benar," ujarnya. (*)

Berita lainnya terkait Manokwari

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved