Breaking News:

Punya Kebiasaan Jarang Mandi? Ini Dampaknya Menurut Ahli

Sebetulnya, apa dampaknya jika kita jarang mandi? Apakah kebiasaan ini memang buruk atau justru baik?

Global News
Ilustrasi mandi - Sebetulnya, apa dampaknya jika kita jarang mandi? Apakah kebiasaan ini memang buruk atau justru baik? 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Sebagian orang memiliki kebiasaan jarang mandi.

Bahkan sejumlah selebritas Hollywood pun juga mengakui memiliki kebiasaan tersebut.

Mulai dari Ashton Kutcher, Mila Kunis hingga Kristen Bell.

Belum lama ini, selebgram tanah air Anya Geraldine juga menjadi perbincangan karena punya kebiasaan jarang mandi.

Ketika menjadi bintang tamu dalam acara Ngobrak Gofar Hilman, Anya mengungkapkan rekor tidak mandi terlama, yakni seminggu.

Sebetulnya, apa dampaknya jika kita jarang mandi? Apakah kebiasaan ini memang buruk atau justru baik?

Baca juga: 3 Bahan Alami untuk Merawat Rambut Rontok yang Mengganggu, Bisa Gunakan Minyak Kelapa

Seorang dokter kulit yang berpraktik di Manhattan, Dr Julie Russak menjelaskan bahwa para dokter kulit memang tidak menyarankan untuk berendam terlalu lama atau mandi terlalu sering.

Mandi air panas dan menggunakan sabun mandi berbusa disebut dapat menghilangkan dan menghancurkan mikrobioma kulit.

"Mikrobioma kulit berperan dalam melindungi kulit dan sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan," katanya, seperti dilansir New York Post.

Menunggu bau, seperti yang diterapkan Kristen Bell dan Dax Shepard, menurutnya bukanlah indikator mandi yang tepat.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved