Sosok HOS Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang Dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota

HOS Tjokroaminoto atau Haji Oemar Said Tjokroaminoto adalah seorang tokoh nasionalis Indonesia. 

Intisari via Tribunnews
HOS Tjokroaminoto 

Kiprah Politik

Tulisan yang Tjokroaminoto tuangkan dalam Bintang Soerabaja adalah kritik untuk pemerintah Hindia Belanda. 

Surat kabar yang ia tulis pun laris terjual. Hal ini kemudian menimbulkan kekhawatiran bagi pemerintah Hindia Belanda sendiri. 

Ia dianggap sebagai ancaman bagi pemerintah Hindia Belanda karena menulis tentang propaganda di seluruh surat kabar. 

Sejak saat itu, Tjokroaminoto langsung dikenal sebagai sosok organisasi pergerakan yang berani melawan Hindia Belanda. 

Selain melawan pemerintah Hindia Belanda, Tjokroaminoto juga menjadi salah satu pelopor gerakan serikat buruh di Indonesia.

Ia juga turut mencetus ide politik yang kemudian melahirkan berbagai ideologi bangsa Indonesia saat itu. 

Ia mendidik santri di rumahnya sendiri, seperti Semaun, Alimin, Musso, Sukarno, Kartosuwiryo, bahkan Tan Malaka.

Baca juga: 5 Pahlawan Nasional dari Papua dan Papua Barat, Frans Kaisiepo hingga Machmud Singgeri Rumagesan

Gerakan Islam

Organisasi politik pertama yang ia masuki adalah Sarekat Dagang Islam

Pada 1911, Haji Samanhudi mendirikan Sarekat Dagang Islam untuk mempromosikan kepentingan para pedagang Indonesia pada persaingan Cina. 

Tjokroaminoto pun diminta untuk bergabung dalam organisasi ini. 

Ia diminta untuk mempersiapkan regulasi yang dibutuhkan organisasi dan penanganan manajemen. 

Tjokroaminoto menyarankan agar kata dagang dihapuskan dalam nama Serikat Dagang Islam, sehingga hanya menjadi Sarekat Islam (SI).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved