Breaking News:

Legenda Asal-usul Raja Ampat di Papua Barat, Cerita soal 7 Telur hingga Tuah Keramat 4 Raja

Sebagian masyarakat Papua percaya bahwa Raja Ampat berasal dari seorang perempuan yang menemukan tujuh telur di sekitar perairan Kali Raja.

Kemenpar
Raja Ampat, Papua Barat 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Keindahan alam Raja Ampat memang tak perlu diragukan lagi.

Hingga kini, Raja Ampat masih menjadi destinasi wisata andalan yang ada di Provinsi Papua Barat.

Keindahan pesona alamnya yang eksotis, kecantikan terumbu karang, dan warna-warni ikan di lautan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Raja Ampat.

Tak heran, Raja Ampat masuk dalam wishlist destinasi wisata favorit para traveler.

Legenda Tujuh Telur

Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar dengan melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.
Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar dengan melihat keindahan Pianemo dari atas bukit. ((KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA))

Salah satu legenda yang hidup di Raja Ampat adalah legenda tentang tujuh telur.

Sebagian masyarakat Papua percaya bahwa Raja Ampat berasal dari seorang perempuan yang menemukan tujuh telur di sekitar perairan Kali Raja.

Perempuan itu bernama Buku Denik Kapatlot. Suaminya, Aliau Gawan, meminta istrinya merebus telur. Namun, Denik menolak dan berharap telur tersebut menetas.

Baca juga: Deretan Spot Menyelam Terbaik di Raja Ampat Papua Barat, 8 Lokasi Ini Bisa Kamu Kunjungi

Tak lama, enam telur menetas dan menjelma menjadi manusia.

Lima di antaranya laki-laki dan seorang perempuan.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved