Sosok Frans Kaisiepo, Pahlawan Nasional Asal Papua yang Berjasa Satukan Irian Barat dan Indonesia

Frans Kaisiepo adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Papua.

Kemendikbud
Frans Kaisiepo 

Pada waktu itu merupakan salah satu masa yang penting dalam sejarah Indonesia dengan dibentuknya Tiga Komando Rakyat (Trikora) oleh Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961.

Hasil utama Trikora adalah Perjanjian New York pada 15 Agustus 1963 yang memaksa Belanda harus menyerahkan kekuasaan Irian Barat ke Indonesia.

Dikutip situs Kementerian Pendidikan Indonesia (Kemendikbud), Frans Kaisiepo diangkat sebagai Gubernur Irian Jaya pada 1964.

Ia berusaha agar Irian Jaya bersatu kembali dengan bangsa Indonesia.

Rakyat Papua memutuskan untuk bergabung dengan Indonesia setelah diselenggara Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).

Baca juga: Sosok 4 Pahlawan Nasional Perempuan, dari Cut Nyak Dien hingga RA Kartini

Gelar Pahlawan

Frans Kaisiepo meninggal pada 10 April 1979.

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cendrawasih, Jayapura. Pada 1993, Frans Kaisiepo dikenang sebagai pahlawan nasional.

Ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 077/TK/1993.

Pada 19 Desember 2016, Frans Kaisiepo diabadikan dalam uang kertas rupiah pecahan Rp 10.000.

Frans Kaisiepo juga diabadikan sebagai nama bandara di Biak, dan nama kapal Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).

(Kompas.com/Ari Welianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biografi Frans Kaisiepo, Pemersatu Irian dengan Indonesia"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved