Breaking News:

Jenderal Soedirman, Pahlawan Nasional yang Tetap Gerilya Lawan Belanda dalam Kondisi Sakit

Jenderal Soedirman adalah satu di antara pahlawan nasional yang tidak lepas dari sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Wikipedia
Jenderal Soedirman 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Jenderal Soedirman adalah satu di antara pahlawan nasional yang tidak lepas dari sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Dilansir National Geographic Indonesia, ia tak pernah mau tunduk kepada siapa pun dan menghindari adanya perundingan dengan pihak Belanda.

Jenderal Soedirman menganggap hal tersebut hanya akan melemahkan posisi Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

Kegigihannya untuk mempertahankan kemerdekaan tidak luntur meski sedang sakit. Dengan ditandu, ia mengarahkan pasukannya untuk tetap berjuang.

Janderal Soedirman, lahir di Desa Bodaskarangjadi, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, 24 Januari 1916.

Baca juga: 5 Pahlawan Nasional asal Tanah Papua yang Perjuangkan Kembalinya Irian Jaya ke Indonesia

Dalam buku Guru Bangsa: Sebuah Biografi Jendera Soedirman (2008), karya Sardiman, Jenderal Soedirman punya etos kerja baik dan sederhana.

Ia belajar agama Islam sejak kecil. Ia anak yang taat agama dan selalu salat tepat waktu.

Setelah dewasa, Soedirman masuk militer dan bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) bentukan Jepang.

Awal Gerilya

Pada 22 Desember 1948, Jenderal Soedirman memutuskan meninggalkan Yogyakarta untuk berperang dengan Belanda lewat gerilya pada masa agresi militer Belanda II.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved