Breaking News:

BPBD Kota Sorong Ajukan Anggaran Rp 5,2 Miliar untuk Pusat Karantina Terapung bagi Pasien Covid-19

Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran operasional untuk pusat karantina terapung bagi pasien Covid-19

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong, Herlin Sasabone mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran operasional untuk pusat karantina terapung bagi pasien Covid-19.

"Anggaran yang kita ajukan sebesar Rp 5,2 miliar," ujar Herlin kepada sejumlah awak media, Selasa (24/8/2021).

Ia menyebut ada perubahan proposal dari yang sebelumnya diajukan Rp 6 miliar ke pemerintah pusat.

"Sebab, kegiatan mobilisasi dan alat pelindung diri (APD), sudah di luar tanggung jawab BNPB," tuturnya.

Baca juga: Ada 11 Pasien Covid-19 yang Dirawat Perdana di Lokasi Karantina Apung Terpusat KM Sirimau

Sehingga anggaran untuk APD tetap ditanggulangi oleh Kementerian Kesehatan.

Selain itu, untuk mobilisasi dan demobilisasi (pasien, nakes serta logistik), pun tak ada dalam daftar kegiatan.

"Untuk mobilisasi dan demobilisasi, telah diambil alih oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)," kata Herlin.

"Jadi anggaran yang diajukan hanya tersisa Rp 5,2 miliar," tuturnya. (*)

Baca juga: Satgas: Bantuan Kapal sebagai Tempat Karantina Pasien Covid-19 di Sorong Hadir saat Kasus Melandai

Berita terkait lainnya

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved