D.I. Pandjaitan, Pahlawan Revolusi yang Bongkar Rahasia Pengiriman Senjata untuk PKI

Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan atau yang biasa disebut D.I. Pandjaitan adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia.

Wikipedia
D.I. Pandjaitan 

Saat menjabat sebagai Asisten IV Men/Pangad, ia mencatat prestasi sendiri.

Pandjaitan berhasil membongkar rahasia pengiriman senjata dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dari situ maka diketahui bahwa senjata-senjata tersebut diselundupkan dalam peti-peti bahan bangunan yang akan dipakai dalam pembangunan gedung Conefo (Conference of the New Emerging Forces).

Senjata tersebut diperlukan PKI yang sedang giat-giatnya mengadakan persiapan untuk mempersenjatai Angkatan kelima.

Angkatan kelima adalah unsur pertahanan keamanan Republik Indonesia yang merupakan gagasan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Akhir Hidup

Pada 1 Oktober 1965 dini hari, eksekutor Gerakan 30 September atau G30S memaksa masuk ke kediaman Pandjaitan di Jalan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mereka menembak dan menewaskan salah satu pelayan yang sedang tidur di lantai dasar milik Pandjaitan.

Baca juga: Pangeran Diponegoro, Pahlawan Nasional Pemimpin Perang Jawa Melawan Belanda

Para penculik ini lalu meneriakkan nama Pandjaitan dan memintanya untuk segera turun.

Pandjaitan yang mendengar teriakan tersebut segera mengambil pistolnya.

Demi menjaga keselamatan keluarganya, Pandjaitan pun terpaksa turun untuk menemui para penculik tersebut dengan memakai pakaian militer.

Ketika Pandjaitan sedang berdoa, kepalanya dipukul oleh anggota gerombolan.

Setelah terjatuh, tembakan pun diarahkan ke tubuh Pandjaitan.

Begitu Pandjaitan tersungkur, ia segera dimasukkan ke dalam truk dan dibawa pergi ke Lubang Buaya dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved