Breaking News:

Polisi Ungkap Alasan Warga Blokade Jalan di Sorong, Berawal dari Kemarahan Keluarga Korban Penikaman

Kapolsek Sorong Kota, AKP M Nur Makmur mengungkapkan penyebab sejumlah warga memblokade Jalan Ahmad Yani, Distrik Sorong Kota, Kamis (26/8/2021).

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kapolsek Sorong Kota, AKP M Nur Makmur. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kapolsek Sorong Kota, AKP M Nur Makmur mengungkapkan penyebab sejumlah warga memblokade Jalan Ahmad Yani, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (26/8/2021).

Insiden itu berawal dari kasus penikaman di Sorong beberapa waktu lalu.

Keluarga korban pernikaman marah dan kecewa karena karena janji pembayaran denda adat dari pihak pelaku tak ditepati.

"Insiden ini bermula dari kejadian penikaman beberapa bulan lalu," ujar Makmur kepada sejumlah awak media, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Sejumlah Warga di Sorong Blokade Jalan Utama

Kondisi terkini di ruas jalan Ahmad Yani, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat.
Kondisi terkini di ruas jalan Ahmad Yani, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat. ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun))

Kendati demikian, kedua belah pihak telah dimediasi oleh polisi.

Sebelum insiden blokade jalan terjadi, kedua belah pihak juga sepakat bahwa pihak pelaku harus membayar denda kepada korban dengan cara mencicil dua kali.

"Denda adat mulai dari Rp 1 miliar, diturunkan hingga Rp 30 juta. Namun pembayaran harus dicicil dua kali," tutur Makmur.

"Karena keluarga tersangka itu datang terlalu lama, akhirnya pihak korban langsung memblokade jalan," imbuhnya.

Jadi, aksi blokade jalan merupakan buntut dari kekecewaan dari pihak keluarga korban.

Baca juga: Buntut Sejumlah Warga di Sorong Blokade Jalan Utama, Pengendara Terpaksa Putar Arah

Sejumlah pengendara dari arah bandara menuju pelabuhan harus berputar ke jalan baru karena blokade jalan yang dilakukan warga di sepanjang ruas jalan Ahmad Yani, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (26/8/2021).
Sejumlah pengendara dari arah bandara menuju pelabuhan harus berputar ke jalan baru karena blokade jalan yang dilakukan warga di sepanjang ruas jalan Ahmad Yani, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (26/8/2021). ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun))

"Terkait ganti rugi tadi sudah diselesaikan, keluarga pelaku telah membayarkan setengahnya," kata Makmur.

Selain itu, Makmur menuturkan, pelaku dalam kasus penikaman tersebut terdiri dari tiga orang.

Dari ketiganya, baru satu pelaku yang ditangkap, sementara sisanya masih buron. (*)

Berita lainnya

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved