Breaking News:

Peradi Manokwari Buka PKPA bagi Sarjana Hukum untuk Jadi Advokat

Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi), Kabupaten Manokwari, akan gelar kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

(Dok Peradi)
Penandatanganan kerjasama antara Peradi dan STIH Manokwari untuk pelaksanaan PKPA. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi), Kabupaten Manokwari, akan menggelar kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung pada tanggal 13 - 27 September 2021.

PKPA merupakan salah satu syarat untuk mengikuti ujian profesi advokat, sebelum disumpah dan berprofesi sebagai seorang pengacara.

Sekretaris Panitia, Leumes Piet Wondiwoy mengatakan, pendaftaran mulai dibuka sejak 16 Agustus hingga 4 September 2021.

"Kami mengajak para sarjana hukum di Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari, untuk bergabung dalam kegiatan PKPA," ujar Wondiwoy, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Warga Blokade Jalan di Sorong, Berawal dari Kemarahan Keluarga Korban Penikaman

Ia menuturkan, saat ini Papua Barat masih sangat membutuhkan advokat handal dalam konteks penegakan hukum dan keadilan.

Selain itu, Ketua DPC Peradi Manokwari, Demianus Waney, menambahkan kegiatan ini tidak sekedar digelar untuk menggugurkan program DPC Peradi Manokwari.

"Ini merupakan sebuah keniscayaan dalam upaya membangun profesionalisme penegakan hukum," kata Waney.

Melalui PKPA, lanjut Waney, akan berkontribusi untuk mencetak sumberdaya calon advokat yang akan berhadapan dengan dinamis dan kompleksnya masalah hukum di daerah ini.

"Kami merasa penting menambah sumber daya khususnya advokat untuk menyokong program penegakan hukum," jelasnya.

Baca juga: Sidak di Sekolah, Satgas Covid-19 Sorong Temukan Pihak yang Abaikan Prokes saat Belajar Tatap Muka

Selain itu, PKPA juga sebagai forum yang bisa memperbaharui keilmuan para praktisi hukum seiring dengan perkembangan ilmu.

"Kegiatan ini juga bisa diikuti aparat sipil negara yang hendak mendalami seluk beluk penegakan hukum terutama dari aspek advokasi," tuturnya.

Rencananya, PKPA akan digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari.

"Kampus itu juga merupakan salah satu perguruan tinggi yang berbasis ilmu hukum yang tertua di Tanah Papua," imbuhnya. (*)

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved