Letjen R Suprapto, Pahlawan Revolusi Korban G30S yang Pernah Jadi Ajudan Jenderal Soedirman

Letnan Jenderal TNI Anumerta R Suprapto merupakan seorang Pahlawan Nasional dan Pahlawan Revolusi asal Purwokerto.

Wikipedia
Letjen Anm. Suprapto 

Organisasi

Ia tergabung dalam Koninklijke Militaire Akademie di Bandung. 

Namun, Suprapto tidak dapat menyelesaikan pendidikan militernya, karena Jepang sudah lebih dulu menduduki Indonesia. 

Oleh Jepang, Suprapto ditawan dan dipenjarakan. Tetapi, ia berhasil melarikan diri dari rumah tahanan. 

Baca juga: Jenderal Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi Kesayangan Soekarno yang Jadi Target Gerakan 30 September

Berhasil kabur, Suprapto pun kembali ke kampung halamannya, Purwokerto. Di sana ia pun mengikuti kursus Cuo Seinen Kunrensyo atau Pusat Latihan Pemuda. 

Suprapto merasa tertarik terhadap masalah-masalah sosial, terutama yang berhubungan dengan pemuda. 

Dalam kegiatan bidang sosialnya ini, Suprapto berkenalan dengan pemuda Soedirman, seorang pemimpin muda. 

Keduanya memiliki pemikiran yang sama tentang bagaimana cara untuk memajukan pemuda.

Suprapto dan Soedirman pun menyumbangkan tenaga mereka di bidang yang sama. 

Selain aktif dalam kegiatan sosial, Suprapto juga mengikuti latihan pemuda lain, seperti keibodan, seinendan, dan suisyintai. Ketiga hal itu adalah organisasi bentukan Jepang. 

Pertempuran Ambarawa

Di awal kemerdekaan, Suprapto merupakan salah satu pejuang yang berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Cilacap. 

Selepas itu, ia pun bergabung menjadi anggota Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Purwokerto. 

Baca juga: Pahlawan Revolusi Letjen MT Haryono, Korban Peristiwa G30S yang Bercita-cita Jadi Dokter

Karena kemampuannya dinilai cukup baik, Suprapto dipercayai menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian II Divisi V dan diberi pangkat kapten. 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved