Breaking News:

Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli dan Anak Korban soal Kasus Pembunuhan Anggota Brimob di Sorong

Polisi gunakan keterangan saksi ahli dan anak korban, untuk tetapkan status tersangka berinisial ARP (30) dan AAP (38), yang diduga dalang

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Polisi gunakan keterangan saksi ahli dan anak korban, untuk tetapkan status tersangka berinisial ARP (30) dan AAP (38), yang diduga dalang di balik kematian Brigpol Yohanes Fernando Siahaan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan.

"Sudah ada keterangan ahli kok, terus kita tambah keterangan anaknya," ujar Setiawan, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Kasus Pembunuhan Brimob di Papua Barat, Kuasa Hukum Tersangka Minta Jaksa Terbitkan P-19

Kata Kapolres, anak tersebut memberikan jawaban yang sama seperti saat memberikan kesaksiannya pada 2018 silam.

"Kalau pihak pengacara minta P-19 (Pengembalian Berkas Perkara untuk Dilengkapi) dari Jaksa, kita akan tetap koordinasi dengan mereka (Kejaksaan)," tuturnya.

"Kita ikuti saja, sebab sama-sama bekerja profesional," ucapnya.

Ia mengaku, hingga kini pihaknya baru menetapkan dua orang sebagai tersangka.

"Kalau tersangka baru, saya belum bisa buka. Nanti saja," imbuhnya.(*)

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved