Breaking News:

Selamat dari Penyerangan Posramil Kisor, Serda Imanuel Wenatubun Dievakuasi ke RSPAD Gatot Soebroto

Serda Imanuel Wenatubun menjadi satu di antara korban selamat dalam penyerangan di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

(Penrem 181/Praja Vira Tama)
Serda Imanuel Wenatubun dievakuasi ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Serda Imanuel Wenatubun menjadi satu di antara korban selamat dalam penyerangan di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Serda Imanuel telah mendapatkan penanganan medis lebih dulu di RSUD Scholoo Keyen Sorong Selatan sebelum akhirnya dievakuasi RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut pada Minggu, (5/9/2021).

Ia dievakuasi menggunakan pesawat Batik ID 6197.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunPapuaBarat.com melalui Penrem 181/Praja Vira Tama, kondisi Serda Imanuel hingga kini belum pulih.

Baca juga: Pengakuan Pelaku soal Kronologi Penyerangan Posramil Kisor, Lakukan Pemantauan sebelum Beraksi

Serda Imanuel disebut dalam kondisi belum bisa bicara dan hanya dapat berkomunikasi lewat isyarat.

Untuk kondisi fisiknya, sudah mulai sedikit membaik.

Diketahui Serda Imanuel saat ini menjabat sebagai Definitif Danru 1 Ton SMS Kiban Yonif 713/ST Korem 133/NW Kodam XIII/Merdeka.

Ia merupakan anggota Satgas Apter Ramil Persiapan Aifat Timur Kodim 1809/Maybrat, Kodam XVIII/Kasuari.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 50 orang tak dikenal menyerang Posramil Kisor di Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021) dini hari.

Baca juga: Selamat dari Penyerangan Posramil Kisor, Pratu Iqbal Lari Lewat Pintu Belakang dan Loncat ke Sungai

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa menyatakan, para pelaku adalah Kelompok Separatis Teroris (KST) yang ingin mengacaukan situasi keamanan di Papua.

Penyerangan yang dilakukan pukul 03.00 WIT itu mengakibatkan empat prajurit TNI gugur dan dua lainnya mengalami luka berat.

Empat anggota TNI yang gugur adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.

Sementara dua personel yang mengalami luka berat, yaitu Sertu Juliano dan Pratu Ikbal.  (*)

Berita terkait lainnya

Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved