Pahlawan Revolusi Letjen R Suprapto, Korban G30S yang Pernah Jadi Ajudan Jenderal Soedirman

Letnan Jenderal TNI Anumerta R Suprapto merupakan seorang Pahlawan Nasional dan Pahlawan Revolusi asal Purwokerto.

Wikipedia
Letjen Anm. Suprapto 

Divisi V dipimpin oleh Kolonel Soedirman, tokoh yang sudah ia kenal sejak zaman Jepang. 

Pada 12 - 15 Desember 1945, terjadi Pertempuran Ambarawa. Dalam perang ini, Suprapto turut mendampingi Komandan Divisi V. 

Peristiwa dimulai dengan pertempuran di Magelang, terjadi perebutan benteng Banyubiru. Akhir dari pertempuran ini yaitu jatuhnya benteng Willem I di Ambarawa ke tangan TKR. 

TKR berhasil mengungguli pasukan Serikat yang memiliki persenjataan lengkap. Pasukan Serikat dipukul mundur sampai akhirnya mereka melarikan diri ke Semarang. 

Ajudan Soedirman

Setelah Pertempuran Ambarawa berakhir, Kolonel Soedirman dilantik oleh pemerintah menjadi Panglima Besar TKR. 

Karena sudah menjalin hubungan baik dengan Suprapto, maka Soedirman pun memilih Suprapto untuk menjadi ajudannya. 

Tugas yang harus ia emban sebagai ajudan tentulah tidak mudah. 

Suprapto turut menyempurnakan TKR dan harus menghadapi berbagai ancaman musuh. 

Hampir dua tahun Suprapto menjadi ajudan Jenderal Soedirman. 

Pada 1948, setelah Markas Komando Jawa terbentuk, Suprapto tidak lagi menjadi ajudan Jenderal Soedirman. 

Suprapto diangkat menjadi Kepala Bagian II Markas Komando Jawa yang dipimpin oleh A.H. Nasution. 

Baca juga: Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani, Target Utama Peristiwa Gerakan 30 September

Gugur dalam G30S

Pada 30 September 1965, Suprapto tengah mencabut giginya yang sedang sakit. 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved