Seusai Serang Posramil Kisor di Maybrat, Gerilyawan KNPB Ancam Masyarakat Lari ke Hutan
Pasca melakukan penyerangan terhadap Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, para gerilyawan KNPB langsung mengancam masyarakat di Kampung...
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Masyarakat-Maybrat-yang-mengungsi-ke-hutan-pascapenyerangan-di-Posramil-Kisor.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pasca melakukan penyerangan terhadap Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, para gerilyawan KNPB langsung mengancam masyarakat di Kampung, untuk mengungsi ke hutan.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron.
Kata Pesireron, adanya pengusiran di hutan, lantaran para anggota KNPB mengancam dan menghasut masyarakat pasca penyerangan di Posramil.
Baca juga: Aparat Sempat Keluarkan Tembakan Peringatan saat Patroli di Aifat Maybrat, Kapendam: Ada Jejak Kaki
"Jadi setelah dari Posramil Kisor, mereka langsung kembali ke masyarakat dan menghasut untuk lari ke hutan," tutur Pesireron, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Selasa (8/9/2021).
"Informasi ini kami dapat dari pengakuan satu pelaku berinisial MY (20) yang telah ditahan," ucapnya.
Tak hanya menghasut, kata Pesireron, anggota TPNPB juga mengancam masyarakat.
"Masyarakat di desak, kalau tidak ikut mereka berarti akan dibunuh," beber Pesireron.
Sehingga, ada masyarakat yang lari ke Sorong dan separuhnya lari ke hutan.(*)