Breaking News:

Soal Aktivitas Pemerintahan Pascapenyerangan Posramil Kisor, Bupati Maybrat: Para Pegawai Juga Takut

Bupati Maybrat, Bernard Sagrim buka suara mengenai aktivitas pemerintahan sepekan pascapenyerangan di Posramil Kisor.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Bupati Maybrat,Bernard Sagrim, saat mengunjungi para pengungsi di Aula Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MAYBRAT - Bupati Maybrat, Bernard Sagrim buka suara mengenai aktivitas pemerintahan sepekan pascapenyerangan di Posramil Kisor.

"Tempat kejadian perkara (TKP) ada di wilayah Aifat, para pegawai ini mereka juga takut," ujar Sagrim, kepada sejumlah awak media, Kamis (9/9/2021).

Saat ini, pihaknya memutuskan agar aktivitas pemerintahan harus cooling down sembari melakukan konsolidasi.

"Kemarin saya sudah ketemu sejumlah pejabat dan mereka yang di wilayah Aifat harus tetap masuk kantor," tuturnya.

Baca juga: Tepis Informasi Miring tentang Maybrat, Bupati: Saya Tantang Mereka Lihat Langsung Biar Tahu

Sagrim tak memungkiri bahwa masih ada pegawai yang takut dan butuh waktu untuk masuk kantor.

"Rapat itu tidak selalu ada di kantor, kalau yang begitu di zaman nenek moyang dulu," kata Sagrim.

Pasalnya, dalam situasi saat ini semua koordinasi sudah bisa menggunakan online.

Tepis Isu Pelanggaran HAM

Bupati Maybrat Bernard Sagrim buka suara soal kabar miring terkait munculnya gelombang pengungsi pascapenyerangan Posramil Kisor pada Kamis (2/9/2021) lalu.

Halaman
12
Penulis: Safwan Ashari Raharusun
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved