Breaking News:

Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika Papua, KPK Masih Terus Kumpulkan Bukti

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Bagian Accounting PT Kuala Persada Papua Nusantara bernama Adrian pada Senin (13/9/2021).

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Bagian Accounting PT Kuala Persada Papua Nusantara bernama Adrian pada Senin (13/9/2021).

Adrian diperiksa dalam kasus dugaan korupsi dalam proses penganggaran dan pembangunan Gereja Kingi Mile 32 di Mimika, Papua.

"Yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang kepada pihak-pihak yang terkait dengan perkara," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Proses Hukum Kasus Korupsi ATK Terus Bergulir, Kejari Sorong Panggil Sekda sebagai Saksi

Ali menuturkan, tim penyidik KPK masih mengumpulkan alat bukti dalam kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi.

KPK belum dapat menyampaikan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat upaya paksa penangkapan atau penahanan telah dilakukan," ujar Ali, Rabu (4/11/2020).

(Kompas.com/Irfan Kamil)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Dalami Aliran Dana Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Papua"

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved