Aparat TNI-Polri Bangun Kembali Jembatan yang Dirusak oleh KNPB di Maybrat
Bupati Maybrat Bernard Sagrim mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat untuk mengerjakan jembatan yang diputus oleh kelompok KNPB.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Astini Mega Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Proses-embangunan-jembatan-yang-dirusak-oleh-KNPB-di-Maybrat.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MAYBRAT - Bupati Maybrat Bernard Sagrim mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat untuk mengerjakan jembatan yang diputus oleh kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Pasalnya, proses evakuasi warga untuk kembali ke kampung terkendala dengan putusnya jembatan.
"Dengan pembangunan itu bisa membantu pemerintah dan aparat TNI-Polri untuk mengevakuasi warga ke kampung," ujar Sagrim kepada sejumlah awak media, Selasa (14/9/2021).
"Targetnya memang secepatnya sudah harus selesai," tuturnya.
Baca juga: Situasi di Maybrat Mulai Kondusif, Bupati Minta Para Pengungsi Tidak Takut Berlebihan
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron menambahkan, pihak TNI selalu hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
"Dengan adanya perusakan jembatan oleh kelompok KNPB, dan mempermudah pembangunan ekonomi di kampung maka TNI hadir di tengah-tengah situasi tersebut," ucapnya.
"Pada prinsipnya TNI tetap hadir untuk membantu pemerintah dan melakukan pembangunan kembali jembatan yang telah dirusak," imbuhnya. (*)