Breaking News:

KKB Papua

Berikut Ini Identitas 8 Nakes dan 1 TNI Korban Kekerasan KKB Papua yang Berhasil Dievakuasi

Sebanyak Sembilan tenaga kesehatan (nakes) dan Prada Ansyar berhasil dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Para Nakes Puskesmas Kiwirok, tengah menceritakan pengalaman pahitnya saat diserang KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (13/9/2021). Saat ini mereka sudah berhasil dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan helikopter milik TNI, Jayapura, Papua, Jumat (17/9/2021) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Sebanyak Sembilan tenaga kesehatan (nakes) dan Prada Ansyar berhasil dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura menggunakan helicopter, Jumat (17/9/2021) siang tadi.

Dari Sembilan nakes tersebut, enam lainnya dalam kondisi sehat sedangkan tiga nakes saat turun dari helicopter langsung dibawa oleh mobil ambulance ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, mengatakan pihaknya baru mengevakuasi 10 orang dimana ada Sembilan nakes dan satu prajurit yang terluka saat kontak tembak antara TNI dan KKB di wilayah Distrik Kiwirok.

Baca juga: Komandan Operasi KKB Elly Bidana Diduga Tewas dalam Baku Tembak dengan TNI, 2 Lainnya Terluka

“Yang mengalami luka tembak ada 1 prajurit, satu dokter tangannya patah karena dipukul dengan benda tumpul, sedangkan lainnya dalam kondisi sehat,” kata Bambang kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com di Makodam XVII/Cenderawasih.

Kata Bambang, dari para nakes tersebut, ada yang dipukul, ditikam, dipanah hingga kena sayatan benda tajam.

Berikut korban yang berhasil dievakuasi pertama kali yaitu; dokter Restu Pamanggi, Marselinus Ola Attanila, Manuel Abi, Martinus Deni Satya, Lukas Luji Patra, Siti Khodijah, Katriyanti Tandila, Kristina Sampe Tonapa, dan Prada Ansyar dari Yonif 403.

Untuk nakes atas nama Geral Sukoi, kata Bambang, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap nakes tersebut.

 

“Kami berharap dia (Geral) masih hidup dan sedang bersembunyi. Semoga kami mendapatkan dengan segera,” harapnya.

Bambang tegaskan, Kodam XVII/Cenderawasih telah mengirim sebanyak 30 personil dari 751 dan pamtas 507 untuk melakukan pengejaran terhadap KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo di wilayah Pegunungan Bintang. (*)

Berita lain terkait KKB Papua

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Ini Nama 9 Nakes Korban Kekerasan KKB dan KNPB di Kiwirok yang Berhasil Dievakuasi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved