Breaking News:

Ombudsman Terima Laporan Kecurangan Seleksi CPNS di Sorong Selatan: Menyimpang dari Kebijakan

Ombudsman Perwakilan Papua Barat kembali melakukan monitoring di Kabupaten Sorong Selatan terkait kecurangan seleksi CPNS.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Kepala Perwakilan Ombudsman Papua Barat, Musa Yosep Sombuk. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Ombudsman Perwakilan Papua Barat kembali melakukan monitoring di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Papua Barat.

Kepala Perwakilan Ombudsman Papua Barat, Musa Yosep Sombuk mengatakan, monitoring tersebut dilakukan¬† lantaran ada laporan terkait kecurangan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerah tersebut.

"Di Sorong Selatan, ternyata hingga kini masih ada praktek-praktek penyisipan nama yang tidak layak lolos CPNS," ucap Sombuk, kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (23/9/2021).

Bahkan, pada tahap seleksi ada nama yang lolos, namun dihilangkan dari daftar.

Baca juga: Temui Warga yang Protes soal Bantuan Tangan Kasih di Kantor Walkot Sorong, Ini Kata Lambert Jitmau

"Ada temuan di Sorong Selatan yang seharusnya orang asli Papua (OAP) harus diakomodir, malah non OAP yang diloloskan," tuturnya.

"Dan itu menjadi laporan yang telah kami terima, intinya agak menyimpang dari kebijakan yang ada," ujarnya.

Harapan Sombuk, lewat langkah seperti ini, praktek yang sedang berlangsung di Sorong Selatan, bisa segera diputus dan tidak terulang kembali. (*)

Berita lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved