Breaking News:

PON XX Papua

Polda Papua Sebut Ada 9.371 Personel Polisi yang Diterjunkan untuk Amankan PON XX

9.371 personel kepolisian akan diterjunkan untuk pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

(HUMAS POLDA PAPUA)
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 akan dihelat pada bulan Oktober mendatang.

Untuk pengamanan, sebanyak 9.371 personel kepolisian akan diterjunkan selama PON XX Papua digelar.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan penambahan tersebut, berawal dari petimbangan perencanaan sebelumnya 8.000 personel.

Pihaknya bersama TNI akan selalu mengamankan penyelenggaraan PON XX hingga selesai.

"Kami dari Kepolisian dan TNI juga telah melakukan langkah-langkah untuk mendukung PON, salah satunya adalah vaksinasi yang digelar di berbagai titik yang ada di empat klaster PON XX," kata Kamal di Jayapura, pada Kamis (23/9/2021).

PON XX PAPUA - Tampak dari udara Kompleks Stadion Lukas Enembe di Kabupaten Jayapura jadi lokasi pembukaan dan penutupan PON XX Papua 2021, Oktober mendatang, Kamis (23/9/2021).
PON XX PAPUA - Tampak dari udara Kompleks Stadion Lukas Enembe di Kabupaten Jayapura jadi lokasi pembukaan dan penutupan PON XX Papua 2021, Oktober mendatang, Kamis (23/9/2021). (AF Drone for Tribun-Papua.com)

Baca juga: Soal Penonton PON XX Papua 2021, Sekretaris Menpora: Jumlahnya 25 Persen dari Kapasitas Stadion

Kamal menyebut, kehadirian aparat keamanan untuk menjaga situasi Kamtibmas di Papua.

"Pada hakikatnya semua permasalahan dapat dibicarakan sehingga ketika ada suatu gejolak tidak menjadi sebuah masalah besar," ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Papua, Habelino Sawaki mengatakan kedamaian menjadi penting ketika ada perhelatan PON dan pandemi Covid-19.

"Bicara tentang Ulayat, dalam pembayaran harusnya dituntaskan di awal, bagaimana kita berbicara tentang PON dapat memberi dampak kepada masyarakat sedangkan yang punya tanah tidak ada dampak," ujarnya.

"Kontraktor besar bukan Orang Papua, kelak aspek pengawasan stadion akan lebih mahal, selama ini yang kena getahnya Polri dan TNI," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved