Breaking News:

Petani Aniaya Calon Istri hingga Babak Belur, Berawal dari Masalah Mahar Nikah Terlalu Mahal

Polisi menangkap AV (22), petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, karena telah menganiaya calon istrinya hingga babak belur.

Kompas.com
Iilustrasi penganiayaan - Polisi menangkap AV (22), petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, karena telah menganiaya calon istrinya hingga babak belur. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Polisi menangkap AV (22), petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

AV diketahui telah menganiaya calon istrinya hingga babak belur.

Ia ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas setelah sempat menjadi buronan selama tiga bulan.

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Alex Adriyan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/9/2021).

Tersangka AV semula menjemput korban berinisial VY (18) untuk membicarakan soal mahar perkawinan mereka.

AV pun meminta kepada VY agar menurunkan mahar kawinnya yang semula Rp 15 juta menjadi Rp 5 juta.

Baca juga: Pergoki Pesan Mesra dari Pria Lain di Ponsel Istri, Suami Labrak dan Aniaya sang Selingkuhan

Selanjutnya korban mengatakan keputusan untuk menurunkan mahar kawin itu adalah kewenangan dari orangtuanya.

"Kemudian AV ini memanggil ibunya untuk menjelaskan kepada VY kalau mereka hanya memiliki uang Rp 5 juta sebagai mahar kawin," kata Alex, Sabtu (25/9/2021).

Selanjutnya, AV lalu membuat surat perjanjian dengan VY yang berisi, 'duduk nikah tegak cerai'.

Pelaku bermaksud hendak langsung menceraikan korban setelah pernikahan berlangsung.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved