Breaking News:

Akhir Hidup Korban G30S Letjen TNI Anumerta DI Pandjaitan Diungkap sang Putri, Rumah Dikepung

Tragedi atau peristiwa Gerakan 30 September atau G30S diperingati Indonesia pada Kamis (30/9/2021).

Wikipedia
D.I. Pandjaitan 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Tragedi atau peristiwa Gerakan 30 September atau G30S diperingati Indonesia pada Kamis (30/9/2021).

Peristiwa G30S diketahui terjadi pada 30 September sampai di awal 1 Oktober di tahun 1965.

Ada sejumlah jenderal yang menjadi korban dalam peristiwa G30S, satu di antaranya Donald Isaac Pandjaitan atau kerap disapa DI Pandjaitan.

Baca juga: Pahlawan Revolusi Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, Perwira Tinggi Asal Kebumen yang Jadi Korban G30S

DI Pandjaitan adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia yang meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun.

Sang putri, Catherine Pandjaitan mengungkapkan kesaksiannya ketika peristiwa terjadi, dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube iNews Talkshow & Magazine pada Selasa (25/9/2018).

Catherine mulanya mengatakan para pasukan pembelot datang ke rumahnya dengan mengepung seluruh sisi rumah pada pukul 04.00 WIB pagi, 1 Oktober 1965.

"Ya benar mereka datang subuh setengah empat dan menurut rekonstruksi mereka diperintahkan datang ke rumah jenderal-jenderal untuk mereka diculik dikasih waktu satu jam," ujar Catherine yang saat itu berumur 17 tahun.

"Dalam satu jam, dapat tidak dapat, bubar."

Ia mengatakan saat itu, ayahnya berhasil didapatkan para pasukan pembelot dalam waktu 55 menit.

"Nah ayah saya 55 menit, jadi mereka mendapatkan ayah saya. Nah terus mula-mula mereka datang dikepung, (rumah) oleh massa ya," ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved