Breaking News:

Ada 620 Kasus Kronis Filariasis di Papua Barat, Dinkes akan Gelar POPM di Bulan Oktober

Dinkes Provinsi Papua Barat akan menyelenggarakan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) filariasis dan cacingan pada bulan Oktober.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) filariasis dan cacingan pada Oktober mendatang.

"Pelaksanaan POPM ini bertujuan untuk para masyarakat di Papua Barat tidak tertular oleh penyakit kaki gajah dan cacingan," ujar Otto, melalui pernyataan tertulis yang diterima TribunPapuaBarat.com, Rabu (29/9/2021).

Sebab, penyakit filariasis atau yang kaki gajah berkembang dalam diri manusia melalui cacing filaria.

Ia menjelaskan, cacing tersebut tertular dari gigitan nyamuk.

Baca juga: Setelah Delta, Papua Barat Kini Waspada Covid-19 Varian MU di Pintu Masuk

"Kita di Papua Barat, terdapat 620 kasus kronis filariasis, yang terlaporkan dari tahun 2015," ucap Otto.

Untuk mencegahnya, maka pihaknya harus melaksanakan POPM di tengah masyarakat.

"Sasaran kita mulai dari penduduk yang berusia 2 hingga 70 tahun di Papua Barat," tuturnya.

Otto berharap pelaksanaan POPM di daerah ini bisa memutus rantai penularan disuatu wilayah.

"Minimal 65 persen penduduk Papua Barat wajib minum obat pencegahan selama 5 kali putaran secara bersamaan," katanya.

Selain mencegah kaki gajah, obat filaria juga bisa membunuh cacing usus.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Pegaf Rendah, Forkopimda Papua Barat Siap Turun Gunung

Sehingga, berdampak terhadap program pencegahan stunting,

"Setelah minum obat, kita akan melakukan survei pendahuluan evaluasi penularan Filariasis atau ransmission assessment survey (TAS)," pungkas Otto. (*)

Berita terkait lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved