Breaking News:

Vaksinasi Covid19

4 Fakta Penting soal Vaksin Covid-19 Buatan Moderna, Apa Saja?

Indonesia masuk dalam negara dengan kebutuhan vaksin Covid-19 terbanyak, mengingat jumlah penduduknya sebanyak 270 juta jiwa

AFP/Fred Tanneau
Dalam arsip foto yang diambil pada 29 Juni 2021, seorang petugas medis memegang botol vaksin Moderna Covid-19 di Quimper, Prancis barat. Pengawas obat-obatan Eropa pada 23 Juli 2021, telah menyetujui penggunaan vaksin anti-coronavirus Moderna untuk anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun, menjadikannya vaksin kedua bagi remaja untuk digunakan di benua itu. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Indonesia masuk dalam negara dengan kebutuhan vaksin Covid-19 terbanyak, mengingat jumlah penduduknya sebanyak 270 juta jiwa.

Tidak hanya menggunakan satu jenis saja, Indonesia juga mendatangkan berbagai macam vaksin yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan vaksin di Tanah Air.

Mulai dari vaksin Sinovac, vaksin Novavax, vaksin Oxford-AstraZeneca, vaksin Pfizer-BioNTech, vaksin Moderna, vaksin Sinopharm hingga vaksin Gotong Royong.

Baca juga: Simak Cara Kerja Vaksin Covid-19 Buatan Moderna yang Gunakan Teknologi mRNA

Untuk vaksin Moderna, sebanyak 4 juta dosis dari Amerika Serikat tiba secara bertahap di Indonesia mulai Minggu, 11 Juli 2021.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual pada Jumat (9/7/2021).

"Kita berterima kasih pada teman-teman Amerika Serikat yang sudah memberikan Vaksin Moderna, 4 juta akan datang bertahap dan tahap pertama akan datang minggu ini," ujar Budi yang dikutip dari Kompas.com.

Rencananya, vaksin Moderna ini akan digunakan sebagai dosis ketiga vaksin Covid-19 dan dikhususkan untuk tenaga medis.

Vaksin Moderna ini telah direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Adapun pelaksanaan vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan diperkirakan sudah bisa dimulai minggu depan.

"Vaksin Moderna ini rencanaya datang hari Minggu dan minggu depan sudah kita bisa mulai," pungkas Budi Gunadi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved