Breaking News:

Gelar Investigasi, Komnas HAM Lakukan Olah TKP Kasus Penyerangan Poramil Kisor: Ada Pelanggaran HAM

Komnas HAM Perwakilan Papua dan Papua Barat, menggelar investigasi di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

(Dok Komnas HAM)
Komnas HAM Papua dan Papua Barat menggelar olah TKP di Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua dan Papua Barat, menggelar investigasi di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Investigasi tersebut dilakukan pada Jumat (24/9/2021) hingga Minggu (26/9/2021).

Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua dan Papua Barat, Frits Ramandey mengatakan, pihaknya melakukan investigasi ke Maybrat karena peristiwa pembantaian empat prajurit TNI di Posramil Kisor beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada sejumlah masyarakat yang lari untuk mengamankan diri ke kampung tetangga pascapenyerangan tersebut.

"Sehingga kami memandang ini penting agar kami lakukan pemantauan dan investigasi, terkait kasus tersebut," ujar Ramandey, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Polisi Pasang Spanduk dan Stiker terkait 17 DPO Pelaku Penyerangan Posramil Kisor, Ini Nama-namanya

Komnas HAM Papua dan Papua Barat menggelar olah TKP di Posramil Kisor, Kampung Maybrat, Papua Barat.
Komnas HAM Papua dan Papua Barat menggelar olah TKP di Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat. (Dok Komnas HAM)

Selama di Maybrat, pihaknya langsung menggelar sejumlah kegiatan, mulai dari meninjau Posramil Kisor, rumah warga dan meminta keterangan dari anggota TNI serta terduga pelaku yang sedang ditahan.

"Kami lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Posramil, kemudian lanjut melihat situasi kampung dan bertemu dengan sejumlah pihak di Maybrat," tuturnya.

Ia mengungkap, dari hasil olah TKP pihaknya menemukan motif dari penyerangan Posramil oleh kelompok sipil.

"Jadi itu sudah direncanakan oleh kelompok sipil. Kurang lebih 5 sampai 7 orang merangsak masuk ke dalam Pos," ucap Ramandey.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved