Vaksinasi Covid19

Beda Vaksin Covid-19 Pfizer dan Vaksin Moderna: Dari Efikasi, Kandungan, hingga Penyimpanan

Simak perbedaan vaksin Covid-19 berbasis messenger RNA (mRNA) Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Joseph Prezioso / AFP
Botol vaksin Moderna diletakkan di atas meja di klinik vaksinasi Covid-19 Hartford Healthcare di pusat komunitas McGivney Gereja Katolik Saint Charles Borromeo, di Bridgeport, Connecticut pada 20 April, 2021. 

Vaksin virus corona berbasis mRNA ini dapat bertahan dalam kondisi tersebut hingga 10 hari.

Selain itu, perlu disimpan dalam "freezer suhu sangat rendah" hingga enam bulan.

Menurut Pfizer, vaksin mRNA ini juga dapat disimpan di unit pendingin yang 'biasa tersedia di rumah sakit' pada suhu antara 2 derajat Celsius hingga 7 derajat Celsius, atau 36 hingga 46 derajat Fahrenheit, selama lima hari.

Sedangkan vaksin Moderna, harus dikirim pada suhu minus 20 derajat Celsius dan dapat tetap stabil di unit pendingin antara 2 derajat sampai 8 derajat Celsius, selama 30 hari.

Vaksin Moderna akan tetap stabil pada suhu -20 derajat Celcius hingga enam bulan dan pada suhu kamar hingga 12 jam.

Kenapa suhu penyimpanan kedua vaksin mRNA ini berbeda?

"Ada lebih banyak perbedaan dalam lipid (antara vaksin Pfizer dan Moderna) dan kemungkinan alasan mengapa Pfizer perlu disimpan pada suhu yang jauh lebih rendah. Namun, secara keseluruhan, vaksin Pfizer kurang stabil," kata Dr. Russo. (*)

Berita lainnya terkait vaksinasi Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Perbedaan Vaksin Pfizer dan Moderna yang Digunakan di Indonesia? Ini Penjelasannya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved