Breaking News:

Pasca-Kebakaran di Manokwari, Pemilik Hak Ulayat Minta Warga Tak Lagi Bangun Rumah di Area Tersebut

Martha Baransano, satu di antara pemilik hak ulayat, meminta para korban kebakaran agar tak lagi membangun rumah di area Borobudur, Manokwari Barat.

TribunPapuaBarat.com/Istimewa
Martha Baransano, pemilik hak ulayat di wilayah Borobudur, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI -¬†Martha Baransano, satu di antara pemilik hak ulayat, meminta para korban kebakaran agar tak lagi membangun rumah di area Borobudur, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Pasalnya, lokasi kebakaran tersebut merupakan tanah milik keluarganya dan berstatus telah bersertifikat.

"Kami meminta kepada siapapun untuk tidak lagi masuk membangun dan menempati lokasi tanah ini," ujar Martha kepada sejumlah awak media, Jumat (1/10/2021).

Martha menuturkan, ribuan jiwa yang menempati tanah milik keluarganya sudah puluhan tahun.

Baca juga: Puluhan Rumah di Komplek Borobudur Manokwari Terbakar, Warga: Api Menjalar Sangat Cepat

Kondisi rumah warga di Borobudur, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, terbakar.
Kondisi rumah warga di Borobudur, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, terbakar. (TribunPapuaBarat.com/HO)

"Mereka hanya menempati tanah tersebut tanpa koordinasi dengan keluarga pemilik sertifikat," tutur Martha.

"Sudah kurang lebih 40 tahun mereka tinggal, namun tidak pernah beretemu dengan keluarga untuk minta izin."

Sehingga, lewat kejadian ini pihaknya meminta agar masyarakat tersebut tak lagi membangun rumah di lokasi tersebut.

Selain itu, Martha menyebut, sebagian warga yang menempati tanah milik keluarganya telah memiliki rumah layak huni.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah telah membantu untuk menyiapkan lahan untuk mereka tinggali seperti di daerah Maruni, Anday, Susweni, dan Arowi.

Baca juga: Keadaan Darurat, Gubernur Minta Bupati Siapkan Tiga Tempat untuk Korban Kebakaran Manokwari

"Namun, mereka tidak tempati malah kembali ke pantai untuk bangun rumah kosan dan mereka sewakan," kata Martha.

Selain itu, berdasarkan data terbaru yang dihimpun, pascamusibah tersebut tercatat kurang lebih 2000 jiwa kehilangan tempat tinggal. (*)

Berita lainnya 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved