Warga Sorong Sesalkan Halte Bandara Deo Dijadikan Tempat Mabuk
Masyarakat Kota Sorong, Papua Barat, keluhkan halte angkot Bandara Deo, dijadikan sebagai tempat mabuk.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Halte-Bandara-Deo.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Masyarakat Kota Sorong, Papua Barat, keluhkan halte angkot Bandara Deo, dijadikan sebagai tempat mabuk.
Seorang warga Sorong Am Asel (30) menuturkan, pemerintah telah membangun Halte angkot yang nyaman sejumlah titik di daerah, termasuk sekitar Bandara Deo.
"Harusnya Halte ini sebagai tempat tunggu yang sangat nyaman, kalau dibuat seperti sekarang malah mengancam kita," ujar Asel, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (2/10/2021).
Baca juga: Bersama Johny Kamuru, Ridwan Kamil Resmikan Wajah Baru Kabupaten Sorong Papua Barat
Ia menjelaskan, kondisi halte Bandara Deo sudah sering menjadi tempat mabuk.
"Sebagai masyarakat, kami melihat hal-hal yang terjadi di fasilitas umum seperti ini sangat tidak bagus," tuturnya.
Apalagi, tempat ini tak jauh dari Bandara Deo. "Bisa jadi Halte penumpang akan keluar dan melihat kondisi Halte seperti ini, malah tidak bagus untuk nama daerah," kata Asel.
"Halte sudah dibangun begitu bagus, cuman dimanfaatkan untuk tempat mabuk dan memprihatinkan," ucapnya.
Harapan Asel, pemerintah harus bisa menempatkan petugas untuk memantau kondisi keamanan di Halte, agar tak lagi dimanfaatkan sebagai tempat mabuk kedepannya.(*)