Breaking News:

PON XX Papua

PON XX, Anggota DPR Robert Joppy Kardinal: Papua Tak Diperlakukan Berbeda dari Provinsi Lain

Terpilihnya Papua sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX diapresiasi oleh anggota DPR RI Robert Joppy Kardinal.

Tribun-Video.com/Radifan Setiawan
Kemeriahan tersaji di Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Sabtu, (02/10/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Terpilihnya Papua sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX diapresiasi oleh anggota DPR RI Robert Joppy Kardinal.

Robert menilai, perhelatan PON XX Papua 2021 tidak sekadar event olahraga nasional, tetapi juga memberi makna mendalam soal tidak adanya perlakuan berbeda dari pemerintah kepada Papua.

Apresiasi ini pun juga disampaikan kepada Presiden Joko Widodo yang membuka penyelenggaraan PON XX Papua 2021 pada Sabtu (2/10/21) kemarin.

“Kami bangga Papua terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX tahun ini. Kehadiran Presiden Jokowi yang membuka PON XX Papua, memberi makna khusus bahwa Papua tidak diperlakukan berbeda dari provinsi lain di Indonesia,” ujar Robert, melalui keterangan tertulis, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Di Balik Meriahnya PON XX Papua, Ini Jumlah Anggaran yang Harus Digelontorkan Pemerintah

Suasana pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021). Pembukaan PON XX Papua dimeriahkan oleh artis lokal dan nasional seperti Raffi Ahmad, Papua Original, Michael J, Tulus, Edo Kondologit, Ruth Sahanaya, Joanita dan masih banyak lagi serta ditutup dengan pesta kembang api pada akhir acara.
Suasana pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021). Pembukaan PON XX Papua dimeriahkan oleh artis lokal dan nasional seperti Raffi Ahmad, Papua Original, Michael J, Tulus, Edo Kondologit, Ruth Sahanaya, Joanita dan masih banyak lagi serta ditutup dengan pesta kembang api pada akhir acara. (Tribunnews/Jeprima)

Wakil rakyat dari Tanah Cendrawasih ini mengajak semua masyarakat Papua tidak lagi terbawa isu bahwa Papua dianaktirikan oleh pemerintah.

Momentum yang dibuka langsung Presiden Jokowi itu, ujar dia, secara jelas telah menunjukkan bahwa Papua tidak dianaktirikan.

"Jangan ada lagi pemikiran bahwa kita berbeda. Jangan mau dipecah belah,” ujar politisi Golkar ini.

Bukti bahwa Papua tidak dianaktirikan, ucap Robert, juga terlihat dari masifnya pembangunan insfastruktur di tanah Papua.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 40,85 triliun untuk melakukan pembangunan infrastruktur guna mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar pada tahun depan.

Hal itu, kata dia, tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022.

Baca juga: PON XX Papua, Riuhnya Sambutan Penonton saat Jokowi Bermain Bola di Acara Pembukaan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved