Kerusuhan di Yahukimo, Warga Trauma dan Ketakutan hingga Mengungsi di Kantor Polisi Setempat
Setelah aksi kerusuhan massa di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, ribuan warga mengungsi di Mapolres Yahukimo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kerusuhan-di-Yahukimo.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Setelah aksi kerusuhan massa di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, ribuan warga mengungsi di Mapolres Yahukimo.
Menurut keterangan Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani, kerusuhan massa itu membuat warga trauma dan ketakutan.
"Sekitar seribu warga saat ini berlindung di Polres Yahukimo," kata Faizal.
Baca juga: Polisi Tangkap Sejumlah Orang yang Terlibat Aksi Penyerangan dan Pembakaran di Yahukimo Papua
Jumlah korban tewas bertambah
Sementara itu, kata Faizal, dari laporan sementara, jumlah korban tewas bertambah menjadi 6 orang.
Lalu, jumlah korban luka-luka tercatat ada 41 orang.
Para korba luka, kata Faizal, sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yahukimo.
"Masyarakat yang meninggal dunia enam orang yang salah satunya diduga adalah pelaku penyerangan. Seluruh jenazah masih disemayamkan di RSUD Yahukimo," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (3/10/2021).
Seperti diberitakan sebelumnya, massa mengamuk dan melakukan pembakaran ke rumah warga, Minggu siang.
Polisi masih melakukan pendataan jumlah bangunan dibakar dan dirusak massa.
Untuk mengendalikan situasi di Distrik Dekai, aparat keamanan TNI dan Polri sudah diterjunkan.
"Sekarang situasinya sudah cukup kondusif," kata dia.
(Kompas.com/Dhias Suwandi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasca-kerusuhan di Yahukimo, Ribuan Warga Mengungsi di Kantor Polisi "