Breaking News:

Genjot Produktivitas Pertanian, Pemerintah Latih 800 Petani Muda di Papua Barat

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan pelatihan kepada 800 petani muda di Papua Barat.

(TribunPapuaBarat.com/Istimewa)
Jokowi meninjau lokasi perkebunan jagung di Kabupaten Sorong, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan pelatihan kepada 800 petani muda di Papua Barat.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja ke Sorong, Papua Barat.

Jokowi menuturkan, upaya tersebut dimaksudkan guna meningkatkan produktivitas pertanian di Papua Barat.

Serta agar kualitas petani muda tetap harus didorong.

"Menteri Pertanian bersama tim sudah melatih sebanyak 800 petani muda di Papua Barat," ujar Jokowi, saat berkunjung di Sorong, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Ketika Jokowi Hampiri PKL yang Bentangkan Spanduk di Sorong, Ini yang Dilakukan Presiden

Jokowi menargetkan ada 2.000 petani di Papua Barat yang bisa mendapatkan pelatihan serta peningkatan kualitas.

"Petani muda tersebut dilatih bagaimana menggunakan alat-alat pertanian, guna meningkatkan produktivitas pertanian di Papua Barat," tutur Jokowi.

Lebih lanjut kata Jokowi, petani muda juga dilatih bagaimana mengubah sistem tanam dari satu kali setahun, menjadi dua bahkan tiga kali.

Jokowi berharap, petani muda yang dilatih oleh Kementerian Pertanian ini menjadi motor penggerak pertanian di Papua Barat.

"Sehingga kebutuhan pangan masyarakat Papua Barat, dihasilkan oleh petani di Pulau Papua sendiri," imbuhnya.

Baca juga: Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Papua Barat, Jokowi Minta Stok Vaksin Segera Dibagikan

Ditambahkan Jokowi, pemerintah akan memberikan akses modal usaha serta perbaikan irigasi dan infrastruktur pendukung sehingga pertanian Papua Barat berkembang maju.

"Sebab lahan pertanian Papua Barat luas dan daerah tersebut berpotensi menjadi produsen komoditas pertanian di wilayah Indonesia Timur," pungkasnya. (*)

Berita lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved