Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Hasil Studi: Vaksin Covid-19 mRNA seperti Moderna dan Pfizer Jarang Timbulkan Reaksi Alergi

Alergi terhadap vaksin Covid-19 berbasis mRNA jarang ditemukan atau dilaporkan menurut studi yang dilakukan Stanford University School of Medicine.

AFP/Fred Tanneau
Dalam arsip foto yang diambil pada 29 Juni 2021, seorang petugas medis memegang botol vaksin Moderna Covid-19 di Quimper, Prancis barat. Pengawas obat-obatan Eropa pada 23 Juli 2021, telah menyetujui penggunaan vaksin anti-coronavirus Moderna untuk anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun, menjadikannya vaksin kedua bagi remaja untuk digunakan di benua itu. 

Kendati demikian mereka tidak menunjukkan alergi terhadap komponen vaksin yang memberikan kekebalan terhadap virus SARS-CoV-2.

Selanjutnya, reaksi alergi vaksin ini terjadi melalui aktivitas yang tidak langsung berasal dari jalur alergi, yang membuatnya lebih mudah untuk dicegah dibandingkan dengan banyaknya respons alergi yang dilaporkan.

"Senang mengetahui reaksi ini dapat dikelola," kata Nadeau, yang memimpin Pusat Penelitian Alergi dan Asma Sean N. Parker di Stanford.

Baca juga: Dibanding Vaksin Pfizer, Vaksin Moderna Disebut Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Menurut Hasil Studi

Dia menambahkan bahwa, reaksi alergi sebagai efek samping terhadap vaksin baru ini jarang terjadi, dan jika itu terjadi, ada cara untuk mengatasinya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved